k

animasi blog

Jam

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kamis, 22 September 2016

KODE RAHASIA GOOGLE TENTANG “I’M FEELING LUCKY”


·         Isikan kata “googoth” pada kotak teks, lalu tekan tombol “I’m Feeling Lucky” atau “Saya Lagi Beruntung”. Temen2 akan segera dibawa masuk ke tampilan google yang gelap dan terkesan gothic.
·         Isikan kata pada kolom search “ewmew fudd” pada kotak teks, lalu tekan tombol “I’m Feeling Lucky” atau “Saya Lagi Beruntung”. Temen2 akan segera dibawa masuk ke tampilan google dengan teks versi tokoh Elmer Fudd dari Warner Bros.
·         Isikan kata pada kolom search “xx-klingon” pada kotak teks, lalu tekan tombol “I’m Feeling Lucky” atau “Saya Lagi Beruntung”. Temen2 akan segera dibawa masuk ke tampilan google dengan bahasa suku Klingon.
·         Isikan kata pada kolom search “google bsd” pada kotak teks, lalu tekan tombol “I’m Feeling Lucky” atau “Saya Lagi Beruntung”. Coba perhatikan ikon google yang biasa menjadi ikon bsd.
·         Isikan kata pada kolom search “google linux” pada kotak teks, lalu tekan tombol “I’m Feeling Lucky” atau “Saya Lagi Beruntung”. Coba perhatikan ikon google yang biasa menjadi ikon linux.

·         Isikan kata pada kolom search “google easter egg” pada kotak teks, lalu tekan tombol “I’m Feeling Lucky” atau “Saya Lagi Beruntung”. Temen2 akan disuguhi dengan tampilan mesin pencari google dengan sebuah game menangkap telur paskah, dimana temen2 bisa mengendalikan gerak kelinci tersebut.

RUMUS MATEMATIKA RAHASIA PAGERANK GOOGLE

Hasil gambar untuk RUMUS MATEMATIKA RAHASIA PAGERANK GOOGLE

Bertahun tahun google pagerank telah menjadi sebuah rahasia besar di dunia maya dimana banyak orang berlomba lomba untuk memecahkan misteri tersebut. Dan saat ini rahasia besar tersebut telah terungkap ke publik.

Mari kita mulai dengan beberapa logika berikut ini. Internet sangat besar, sebaliknya website sangat kecil. Tidak heran, apabila sebuah website sangat sulit untuk menonjolkan diri dan bersaing dengan milyaran website serupa untuk menampakkan diri­nya kepada seluruh pengakses Internet.
Pengguna hanya bisa melihat suatu website apabila ia menjalankan pencarian di Google dan website tersebut berada paling atas dalam daftar hits. Hanya saja, apabila ada ratusan website serupa di Internet, yang mana yang akan tampil paling atas atau paling bawah dalam daftar hits? Jawabannya dituangkan ke dalam sebuah rumus algoritma PageRank. Seperti kita ketahui, PageRank adalah sebuah algoritma yang telah dipatenkan yang berfungsi menentukan website mana yang lebih penting atau populer. PageRank merupakan salah satu feature utama mesin pencari Google dan diciptakan oleh pendirinya, Larry Page dan Sergey Brin.
Bagi Anda yang mengenal, memahami, dan menggunakan PageRank, dapat mendongkrak websitenya ke atas daftar hits. Namun, yang menyalah gunakannya akan dihukum. Namun bagaimana cara kerja PageRank dan kapan sebuah website berada di atas dalam daftar hits?
Cara kerja rumus dan formula PageRank
Di balik PageRank ada pemikiran yang sederhana sekaligus jenius:
1. Untuk setiap website ada sejumlah tertentu website lain yang menempatkan sebuah hyperlink ke website yang bersangkutan.
2. Setiap website memiliki sebuah PageRank.
3. Link dari website B ke website A dihitung sebagai satu suara dari B untuk A. Seperti dalam pemungutan suara.
4. Selain itu, PageRank website B memberi bobot suara untuk A. Semakin tinggi PageRank website B, semakin baik.
5. Faktor-faktor lainnya, berapa banyak link terdapat di website B. Semakin sedikit jumlahnya, semakin baik untuk PageRank website A.
6. Jumlah semua PageRank sama dengan jumlah semua dokumen di Internet. Jadi, PageRank adalah pembobotan sebuah dokumen di Internet secara keseluruhan yang tercatat.
PageRank dihitung untuk setiap website, bukan untuk seluruh tawaran website. Oleh karena itu, sebuah artikel tertentu di webserver bisa jadi mendapat PageRank lebih tinggi daripada websitenya sendiri.
Sebagai rumus seluruh algoritma PageRank tampak sebagai berikut:
PR(A) = (1-d) + d (PR(T1)/C(T1) + … + PR(Tn)/C(TN))
Berikut penjelasan rumus diatas: PageRank website A adalah jumlah PageRank website T1 hingga Tn, masing-masing dibagi dengan jumlah link pada website yang bersangkutan. Selain itu, ada faktor peredam, sebuah elemen sangat penting yang selanjutnya masih akan berperan

KALKULASI PAGERANK – Empat website saling menghubungi melalui link. Tergantung jumlah link yang mengantar ke sebuah website, maka di dapat nilai PageRank tertentu (PR).
Prinsip PageRank dapat diperjelas. Anggaplah seluruh web hanya terdiri atas empat website A, B, C, dan D. Dalam contoh masing-masing memiliki nilai PageRank awal “1”. Jumlahnya sama dengan jumlah website. Dalam contoh pertama website B, C, dan D masing-masing memiliki sebuah link ke website A dan tidak ada link lainnya. Apabila faktor peredam diabaikan, hasilnya adalah rumus:
PR(A) = 1/1 + 1/1 + 1/1
PageRank website A adalah 3. Contoh yang lebih rumit (lihat halaman 199): Website A memiliki link ke website B dan C. B hanya memiliki sebuah link ke A. C memiliki link ke A, B, dan D. D hanya memiliki link ke B. Rumus untuk A akan menjadi:
PR(A) = 1/1 + 1/3
Link dari B bernilai 1, sementara dari C hanya 1/3 dengan jumlah links 3. Hasilnya adalah 1,33.
Untuk B:
PR(B) = 1/2 + 1/3 + 1/1
Dibulatkan hasilnya adalah 1,83.
Untuk C:
PR(C) = ½
Hasilnya 0,5.
Untuk D:
PR(D) = 1/3
Hasilnya dibulatkan 0,33.
Jumlah PageRank website A, B, C dan D seharusnya sama dengan jumlah website :
1,33 + 1,83 + 0,5 + 0,33 = 3,99
Kekurangan 0,1 disebabkan oleh pembulatan. Dalam kalkulasi ini masih ada yang kurang. PageRank setiap website tidak disertakan. Sekali lagi kita ambil contoh website B. Apabila kalkulasi disesuaikan dengan PageRank yang didapat dari langkah pertama:
PR(B) = 1/2 + 1/3 + 1/1
Didapat term berikut:
PR(B) = 1,33/2 + 0,5/3 + 0,33/1
Hasilnya dibulatkan adalah 1,62. Tentu saja kalkulasi baru PageRank website B mengubah PageRank website A, C, dan D. Nilai baru D kembali mengubah nilai B. Oleh karena itu, Google mendekati PageRank secara iteratif. Google mengambil hasil sebuah putaran untuk kalkulasi dalam langkah iterasi berikutnya. Menurut keterangan Page dan Brin, cukup 100 kali putaran iterasi untuk mencapai secara mendekati nilai PageRank dari milyaran website yang terdapat di Internet.
Faktor peredam: Menyertakan pengguna dalam kalkulasi
Berdasarkan asumsi Google, PageRank merepresentasikan kemungkinan seorang peselancar sampai ke sebuah website de­ngan mengklik sebuah link. Berhubung peselancar tidak mungkin meng-klik tanpa henti, maka ke dalam rumus di masukkan faktor peredam.
Bisa dikatakan, faktor peredam ini mensimulasikan peselancar kehilangan minat mengikuti link. Peredaman ini dikalkulasikan ke dalam jumlah voting me­lalui link ke website. Dalam penjelasan algo­ritmanya, Sergey Brin dan Larry Page mensyaratkan faktor peredaman 0,85. Bisa diasumsikan, dalam realita Google nilai tersebut memang berkisar pada 0,85.
Berbeda dengan contoh di atas, PageRank sebenarnya ditetapkan antara 0 dan 1 sebagai nilai prakiraan. Dari situ didapat pecahan desimal kecil yang menghasilkan PageRank sebuah website. Sebuah website dengan nilai 0,01 memiliki kemungkinan sebesar 1% mendapat kunjungan seorang pengguna ketika yang bersangkutan mengklik sebuah link secara kebetulan.
Namun, berikut ini masih teka-teki. Apabila PageRank dinyatakan sebagai angka antara 0 dan 1, mengapa pada toolbar Google (http://toolbar.google.com) nilainya ditampilkan antara 1 dan 10? Jawabannya, Google mengkonversinya. Bagaimana caranya, tidak jelas. Namun banyak pakar berpendapat, konversinya tidak linear, melainkan logaritmis. Artinya, lompatan PageRank dari 1 ke 2 pada toolbar jauh lebih mudah daripada dari 9 ke nilai terbaik 10.


FAKTA BARU YANG MENGEJUTKAN OTAK MANUSIA MENYUSUT


Otak manusia menyusut. Begitulah menurut para ilmuan yang telah merekonstruksi kembali sisa-sisa tengkorak yang berumur 28.000 tahun di Perancis.
Tim Perancis yang mengklaim telah menghasilkan salah satu replika tengkorak yang terbaik dari replika awal tengkorak manusia modern. Tengkorak manusia dulu itu 20% lebih besar daripada kita sekarang.
Tidak ada spekulasi bahwa ini berarti nenek moyang kita lebih cerdas daripada kita walaupun sebuah studi telah menemukan hanya ada sedikit hubungan antara ukuran otak dan IQ. Sebaliknya, setelah tengkorak yang diyakini sebagai Cro Magnon ¹ditemukan di Dordogne menunjukan bahwa otak kita lebih efisien disebut komputer yang menyusut.
Tapi, proyek ini dapat menjelaskan tentang pertanyaan mengenai Evolusi Manusia yang telah membuat bingung para ahli. Mengapa otak kepala kita menciut? Apa sebabnya?
Mr Bolzeau mengatakan bahwa penilaian awal Cro Magnon ¹mengukuhkan keyakinan bahwa otak telah tumbuh sedikit lebih kecil selama puluhan ribu tahun yang mengembalikan kecendrungan sebelumnya otak yang lebih besa.
Sebagian pihak mengatakan bahwa tengkorak manusia menjadi lebih kecil karena proses seleksi alam, dimana hanya bayi yang berukuran tengkorak lebih mini yang dapat keluar dari rahim sang ibu dengan selama.
Hingga saat ini, belum ada kepastian yang jelas kenapa otak manusia menciut.