k

animasi blog

Jam

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Rabu, 05 Agustus 2015

Tokoh Tokoh Penyiar Agama Islam di Jawa

Adapun penjelasan tokoh-tokoh Walisongo adalah sebagai berikut:
1.Sunan Gresik (Syekh Maulana Malik Ibrahim)
Syekh Maulana Malik Ibrahim berasal dari Turki, dia adalah seorang ahli tatanegara yang ulung. Syekh Maulana Malik Ibrahim datang ke pulau Jawa pada tahun1404 M. Jauh sebelum beliau datang, islam sudah ada walaupun sedikit, inidibuktikan dengan adanya makam Fatimah binti Maimun yang nisannya bertuliskantahun 1082.
Dikalangan rakyat jelata Sunan Gresik atau sering dipanggil Kakek Bantalsangat terkenal terutama di kalangan kasta rendah yang selalu ditindas oleh kastayang lebih tinggi. Sunan Gresik menjelaskan bahwa dalam Islam kedudukan semuaorang adalah sama sederajat hanya orang yang beriman dan bertaqwa tinggikedudukannya disisi Allah. Dia mendirikan pesantren yang merupakan perguruanislam, tempat mendidik dan menggenbleng para santri sebagai calon mubaligh.Di Gresik, beliau juga memberikan pengarahan agar tingkat kehidupan rakyatgresik semakin meningkat. Beliau memiliki gagasan mengalirkan air dari gununguntuk mengairi sawah dan ladang. Syekh Maulana Malik Ibrahim seorang walisongoyang dianggap sebagai ayah dari walisongo. Beliau wafat di gresik pada tahun 882 H

2.Sunan Ampel (Raden Rahmat)
Raden Rahmat adalah putra
Syekh Maulana Malik Ibrahim
dari istrinya bernama
Dewi Candrawulan
. Beliau memulai aktivitasnya dengan mendirikan pesantren di Ampel Denta, dekat dengan Surabaya. Di antara pemuda yang dididik itutercatat antara lain Raden Paku (Sunan Giri), Raden Fatah (Sultan pertamaKesultanan Islam Bintoro, Demak), Raden Makdum Ibrahim (putra Sunan Ampelsendiri dan dikenal sebagai Sunan Bonang), Syarifuddin (Sunan Drajat), dan MaulanaIshak.Menurut
Babad Diponegoro,
Sunan Ampel sangat berpengaruh di kalanganistana Manjapahit, bahkan istrinya pun berasal dari kalangan istana Raden Fatah, putra Prabu Brawijaya, Raja Majapahit, menjadi murid Ampel. Sunan Ampel tercatatsebagai perancang Kerajaan Islam di pulau Jawa. Dialah yang mengangkat RadenFatah sebagai sultan pertama Demak. Disamping itu, Sunan Ampel juga ikutmendirikan Masjid Agung Demak pada tahun 1479 bersama wali-wali lain.Pada awal islamisasi Pulau Jawa, Sunan Ampel menginginkan agarmasyarakat menganut keyakinan yang murni. Ia tidak setuju bahwa kebiasaanmasyarakat seperti kenduri, selamatan, sesaji dan sebagainya tetap hidup dalamsistem sosio-kultural masyarakat yang telah memeluk agama Islam. Namun wali-waliyang lain berpendapat bahwa untuk sementara semua kebiasaan tersebut harusdibiarkan karena masyarakat sulit meninggalkannya secara serentak. Akhirnya, SunanAmpel menghargainya. Hal tersebut terlihat dari persetujuannya ketika SunanKalijaga dalam usahanya menarik penganut Hindu dan Budha, mengusulkan agaradat istiadat Jawa itulah yang diberi warna Islam. Beliau wafat pada tahun 1478dimakamkan disebelah masjid Ampel.
3.Sunan Bonang (Raden Makdum Ibrahim)
Nama aslinya adalah Raden Makdum Ibrahim. Beliau Putra Sunan Ampel.Sunan Bonang terkenal sebagai ahli ilmu kalam dan tauhid.Beliau dianggap sebagai pencipta gending pertama dalam rangka mengembangkan ajaran Islam di pesisir utaraJawa Timur. Setelah belajar di Pasai, Aceh, Sunan Bonang kembali ke Tuban, JawaTimur, untuk mendirikan pondok pesantren. Santri-santri yang menjadi muridnya berdatangan dari berbagai daerah.Sunan Bonang dan para wali lainnya dalam menyebarkan agama Islam selalumenyesuaikan diri dengan corak kebudayaan masyarakat Jawa yang sangatmenggemari wayang serta musik gamelan. Mereka memanfaatkan pertunjukantradisional itu sebagai media dakwah Islam, dengan menyisipkan napas Islam kedalamnya. Syair lagu gamelan ciptaan para wali tersebut berisi pesan tauhid, sikapmenyembah Allah SWT. dan tidak menyekutukannya. Setiap bait lagu diselingidengan syahadatain (ucapan dua kalimat syahadat); gamelan yang mengirinya kinidikenal dengan istilah sekaten, yang berasal dari syahadatain. Sunan Bonang sendirimenciptakan lagu yang dikenal dengan tembang Durma, sejenis macapat yangmelukiskan suasana tegang, bengis, dan penuh amarah. Sunan Bonang wafat di pulauBawean pada tahun 1525 M

4.Sunan Giri (Raden Paku)
Sunan Giri merupakan putra dari Maulana Ishak dan ibunya bernama DewiSekardadu putra Menak Samboja. Kebesaran Sunan Giri terlihat antara lain sebagaianggota dewan Walisongo. Nama Sunana Giri tidak bisa dilepaskan dari proses pendirian kerajaan Islam pertama di Jawa, Demak. Ia adalah wali yang secara aktif ikut merencanakan berdirinya negara itu serta terlibat dalam penyerangan keMajapahit sebagai penasihat militer.
Sunan Giri atau Raden Paku dikenal sangat dermawan, yaitu denganmembagikan barang dagangan kepada rakyat Banjar yang sedang dilanda musibah.Beliau pernah bertafakkur di goa sunyi selama 40 hari 40 malam untuk bermunajatkepada Allah. Usai bertafakkur ia teringat pada pesan ayahnya sewaktu belajar diPasai untuk mencari daerah yang tanahnya mirip dengan yang dibawahi dari negeriPasai melalui desa Margonoto sampailah Raden Paku di daerah perbatasan yanghawanya sejuk, lalu dia mendirikan pondok pesantren yang dinamakan Pesantren Giri.Tidak berselang lama hanya daam waktu tiga tahun pesantren tersebut terkenaldiseluruh Nusantara. Sunan Giri sangat berjasa dalam penyebaran Islam baik di Jawaatau nusantara baik dilakukannya sendiri waktu muda melalui berdagang tau bersamamuridnya. Beliau juga menciptakan tembang-tembang dolanan anak kecil yang bernafas Islami, seperti jemuran, cublak suweng dan lain-lain.


5.Sunan Drajat (Raden Qasim)
Sunan Drajat adalah anak bungsu Sunan Ampel dengan Dewi Condrowatiatau yang sering disebut sebagai Nyi Ageng Manila. Beliau lahir pada tahun1450. Nama lain dari Sunan Drajat yang terkenal adalah Raden Qasim. Di desa Jelak,Raden Qasim mendirikan surau dan pesantren.Banyak orang yang datang untuk berguru agama Islam kepadanya sehingga Jelak semakin ramai dan berkembangmenjadi kampung besar. Oleh karena itu nama Jelak kemudian dirubah menjadiBanjaranyar. Beliau memperkenalkan Islam melalui konsep dakwah
bil-hikam,
dengan cara-cara bijak dan tanpa memaksa. Dalam penyampaiannya beliaumenempuh lima cara. Pertama lewat pengajian secara langsung dimasjid atau di langgar.Kedua melalui pendidikan di pesantren.Ketiga memberi fatwa atau petuahdalam menyelesaikan masalah. Keempat melalui kesenian tradisional dan yangkelima menyampaikan ajaran agama melalui ritual adat tradisional sepanjang tidak bertentangan dengan agama islam.Sunan Drajat juga berdakwah dengan menggunakan kesenian Jawa yang padawaktu itu sudah mendarah daging dikalangan masyarakat.Salah satu tembang ciptaan beliau adalah

tembang Mijil. Sunan Drajat juga terkenal dengan ajaran yangmengatakan
paring teken marang kang kalunyon lan wuto, paring pangan marangkang kaliren, paring sandhang marang kang kudanan
(memberi tongkat kepadaorang buta, memberi makan kepada orang yang kelaparan, memberi pakaian kepadayang tidak punya pakaian dan memberi payung kepada orang yang kehujanan). Inimemang inti ajaran sosial di dalam Islam yang akan tetap relevan sampai kapanpun.Pada masa akhir Majapahit terjadi krisis sosial, ekonomi, politik.Sunan Drajatmenjadi juru bicara yang membela rakyat tertindas.Beliau mengecam tindakan elit politik yang waktu itu hanya mengejar kekuasaan demi kenikmatan pribadi. Dalam bidang sastra budaya beliau menciptakan:1) Berpartisipasi dalam pembangunan masjid Demak2) Membantu Raden Patah3) Tembang Pangkur.
6.Sunan Kalijaga (Raden Sahid)
Nama aslinya adalah Raden Sahid, beliau putra Raden Sahur putraTemanggung Wilatika Adipati Tuban. Raden Sahid sebenarnya anak muda yang patuh dan kuat kepada agama dan orang tua, tapi tidak bisa menerima keadaansekelilingnya yang terjadi banyak ketimpangan, hingga dia mencari makanan dari
gudang kadipaten dan dibagikan kpeada rakyatnya. Tapi ketahuan ayahnya, hinggadihukum yaitu tangannya dicampuk 100 kali sampai banyak darahnya dan diusir.Setelah diusir selain mengembara, ia bertemu orang berjubah putih, dia adalahSunan Bonang. Lalau Raden Sahid diangkat menjadi murid, lalu disuruh menungguitongkatnya di depan kali sampai berbulan-bulan sampai seluruh tubuhnya berlumut.Maka Raden Sahid disebut Sunan Kalijaga.Sunan kalijaga menggunakan kesenian dalam rangka penyebaran Islam, antaralain dengan wayang, sastra dan berbagai kesenian lainnya. Pendekatan jalur keseniandilakukan oleh para penyebar Islam seperti Walisongo untuk menarik perhatian dikalangan mereka, sehingga dengan tanpa terasa mereka telah tertarik pada ajaran-ajaran Islam sekalipun, karena pada awalnya mereka tertarik dikarenakan mediakesenian itu. Misalnya, Sunan Kalijaga adalah tokoh seniman wayang. Ia itdak pernah meminta para penonton untuk mengikutinya mengucapkan kalimat syahadat.Sebagian wayang masih dipetik dari cerita Mahabarata dan Ramayana, tetapi didalam cerita itu disispkan ajaran agama dan nama-nama pahlawan Islam.
14
7.Sunan Kudus (Ja’far Sadiq)
Sunan Kudus menyiarkan agama Islam di daerah Kudus dan sekitarnya.Beliau memiliki keahlian khusus dalam bidang agama, terutama dalam ilmu fikih,tauhid, hadits, tafsir serta logika. Karena itulah di antara walisongo hanya ia yangmendapat julukan
wali al-
‘ilm

(wali yang luas ilmunya), dank arena keluasan ilmunyaia didatangi oleh banyak penuntut ilmu dari berbagai daerah di Nusantara.Ada cerita yang mengatakan bahwa Sunan Kudus pernah belajar di BaitulMaqdis, Palestina, dan pernah berjasa memberantas penyakit yang menelan banyakkorban di Palestina. Atas jasanya itu, oleh pemerintah Palestiana ia diberi ijazahwilayah (daerah kekuasaan) di Palestina, namun Sunan Kudus mengharapkan hadiah

tersebut dipindahkan ke Pulau Jawa, dan oleh Amir (penguasa setempat) permintaanitu dikabulkan. Sekembalinya ke Jawa ia mendirikan masjid di daerah Loran tahun1549, masjid itu diberi nama Masjid Al-Aqsa atau Al-Manar (Masjid Menara Kudus)dan daerah sekitanya diganti dengan nama Kudus, diambil dari nama sebuah kota diPalestina, al-Quds. Dalam melaksanakan dakwah dengan pendekatan kultural, SunanKudus menciptakan berbagai cerita keagamaan. Yang paling terkenal adalah
Gending Makumambang Dan Mijil.15

Cara-cara berdakwah Sunan Kudus adalah sebagai berikut:
a. Strategi pendekatan kepada masa dengan jalan1. Membiarkan adat istiadat lama yang sulit diubah2. Menghindarkan konfrontasi secara langsung dalam menyiarkan agama islam3. Tut Wuri Handayani4. Bagian adat istiadat yang tidak sesuai dengan mudah diubah langsung diubah
b. Merangkul masyarakat Hindu seperti larangan menyembelih sapi karena dalamagama Hindu sapi adalah binatang suci dan keramat.
c. Merangkul masyarakat BudhaSetelah masjid, terus Sunan Kudus mendirikan padasan tempat wudlu denga pancuran yang berjumlah delapan, diatas pancuran diberi arca kepala Kebo
Gumarang diatasnya hal ini disesuaikan dengan ajaran Budha “ Jalan berlipat delapanatau asta sunghika marga”.
d. Selamatan MitoniBiasanya sebelum acara selamatan diadakan membacakan sejarah Nabi.Sunan Kudus wafat pada tahun 1550 M dan dimakamkan di Kudus. Di pintu makanKanjeng Sunan Kudus terukir kalimat asmaul husna yang berangka tahun 1296 Hatau 1878 M.




8.Sunan Muria (Raden Umar Said)
Sunan Muria adalah putera pertama Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh bintiMaulana Ishak. Nama asli beliau adalah Raden Umar Said, sedang nama kecilnyaadalah Raden Prawoto. Dalam berdakwah, Sunan Muria meniru cara yang telahdilakukan dengan sukses oleh ayahandanya, yaitu menggunakan alat musik Jawa(gamelan). Sasaran yang digarap oleh Sunan Muria adalah masyarakat yang bertempat tinggal di pedesaan, jauh dari pusat pemerintahan maupun kota. Olehkarena itu, Sunan Muria membangun pesantren di lereng gunung Muria, dan karenaitulah gelar Sunan Muria diberikan oleh masyarakat.
Beliau adalah putra dari Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh. Nama aslinyaRaden Umar Said, dalam berdakwah ia seperti ayahnya yaitu menggunakan carahalus, ibarat menganbil ikan tidak sampai keruh airnya. Muria dalam menyebarkanagama Islam. Sasaran dakwah beliau adalah para pedagang, nelayan dan rakyat jelata.Beliau adalah satu-satunya wali yang mempertahankan kesenian gamelan dan wayangsebagai alat dakwah dan beliau pulalah yang menciptakan tembang Sinom dankinanthi. Beliau banyak mengisi tradisi Jawa dengan nuansa Islami seperti nelungdino, mitung dino, ngatus dino dan sebagainya.Lewat tembang-tembang yang diciptakannya, sunan Muria mengajak umatnyauntuk mengamalkan ajaran Islam. Karena itulan sunan Muria lebih senang berdakwah pada rakyat jelata daripada kaum bangsawan. Cara dakwah inilah yang menyebabkansuna Muria dikenal sebagai sunan yang suka berdakwak
tapa ngeli
yaitumenghanyutkan diri dalam masyarakat.
9.Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)
Nama aslinya adalah Syarif Hidayatullah, beliau lahir di Makkah. Banyak versi yangmenceritakan tentang keberadaan Sunan Gunungjati ini, tetapi cerita yang termasyhuradalah menikahnya Sunan Gunungjati dengan seorang puteri Cina bernama Ong Tien,yang kemudian namanya diganti dengan Nyai Ratu Rara Semanding.Sunan Gunung Jati memang mempunyai hubungan baik dengan kaisar Cina.Dalam rangka menjalin hubungan baik tersebut, pada tahun 1479 beliau berkunjungke Cina dan bertemu dengan kaisar Hong Gie, serta berkenalan dengan sekretariskerajaan bernama Ma Huan, Jendral Ceng Ho, dan Fei Hsin. Ketiga tokoh itu telahmemeluk agama Islam.Disini Sunan Gunungjati membuka praktek pengobatan,dan banyak masyarakat Cina yang berobat kepadanya.Kesempatan ini digunakan sebaik- baiknya oleh beliau untuk berdakwah.Setelah selesai menuntut ilmu pada tahun 1470 dia berangkat ketanah Jawauntuk mengamalkan ilmunya. Disana beliau bersama ibunya disambut gembira oleh pangeran Cakra Buana. Syarifah Mudain minta agar diizinkan tinggaldipasumbangan Gunung Jati dan disana mereka membangun pesantren untukmeneruskan usahanya Syeh Datuk Latif gurunya pangeran Cakra Buana. Oleh karenaitu Syarif Hidayatullah dipanggil sunan gunung Jati. Lalu ia dinikahkan dengan putriCakra Buana Nyi Pakung Wati kemudian ia diangkat menjadi pangeran Cakra Buanayaitu pada tahun 1479 dengan diangkatnya ia sebagai pangeran dakwah islamdilakukannya melalui diplomasi dengan kerajaan lain.Setelah Cirebon resmi berdiri sebagai sebuah Kerajaan Islam yang bebas darikekuasaan Pajajaran, Sunan Gunung Jati berusaha mempengaruhi kerajaan yang belum menganut agama Islam. Dari Cirebon, ia mengembangkan agama Islam kedaerah-daerah lain di Jawa Barat, seperti Majalengka, Kuningan, Kawali (Galuh),Sunda Kelapa, dan Banten.Sunan Gunungjati membangun masjid pada tahun 1480 yang diberi namaMasjid Agung Sang Ciptarasa. Pembangunan masjid ini mendapat bantuan penuh
dari Sultan Demak dan Walisongo. Bahkan juga diceritakan bahwa Sunan Kalijogoikut menyumbangkan sebuah tiang tatal. Masjid ini juga sering dijadikan pusat pertemuan Walisongo untuk membicarakan masalah-masalah yang dihadapi pada saatitu.











Karya ilmiah

BAB I
PENDAHULUAN
A.    LATAR BELAKANG MASALAH
Pendidikan semakin maju tapi moral dan perilaku anak bangsa terutama kalangan remaja SMA/SMK semakin mengkhawatirkan. Perilaku remaja SMA/SMK saat ini sungguh sangat memprihatinkan terjadi penurunan yang sangat drastis terhadap moral dan perilaku remaja.
Saat ini sistem pendidikan nasional khususnya pendidikan dasar dan menengah dapat dikatakan mengalami kemajuan. Indikatornya adalah penerapan kelas percepatan (akselerasi), sekolah bertaraf internasional (SBI), sekolah rintisan bertaraf internasional (RSBI), dan sekolah standar nasional (SSN). Semuanya hampir tidak ada sebelum tahun 2000. Kemajuan tidak hanya pada sistem tapi juga fasilitas khususnya pada sekolah yang sudah berstandar nasional dan internasional, seperti ruangan full AC, ruangan berLCD dan televisi untuk mendukung proses belajar-mengajar yang nyaris tidak ada pada sekolah-sekolah biasa. Pelajar kita juga semakin pintar karena nilai 10 (sempurna) UAN/UAS SD hingga SMA/SMK bukan sesuatu yang langka. Bahkan di satu sekolah bisa lebih dari 10 orang yang mendapat nilai sempurna. Padahal sebelum Era Revormasi, angka 10 benar-benar angka istimewa.
Namun kemajuan tersebut tidak diikuti dengan majunya perilaku siswa. Penyebabnya sistem pendidikan kita yang mayoritas menilai kelulusan hanya kecerdasan intelektual saja alias angka-angka yang ada di raport dan ijazah. Padahal secara sederhana tujuan pendidikan nasional adalah menciptakan kecerdasan intelektual dan emosional atau spiritual. Saat ini perilaku pelajar sangat mengkhawatirkan seperti menjauh dari ajaran agama, kurangnya rasa hormat terhadap orang yg lebih tua, siswa yang merokok, model pakaian, hingga perbuatan yang menjurus asusila.
Saat ini jika diperhatikan hanya sedikit pelajar yang melaksanakan ibadah berjamaah. Mereka cenderung lebih suka berkumpul dengan teman-teman sebaya sekalipun waktu solat telah tiba. Apalagi yang mengaji dan ibadah lainnya. Selain itu perilaku pelajar saat ini terlihat kurang menghormati orang tua seperti berani membentak, melawan, bahkan melakukan kekerasan fisik. Sesuatu yang benar-benar tidak sesuai dengan budaya kita sebagi orang timur. Perilaku lainnya yang mengkhawatirkan adalah meningkatnya jumlah pelajar yang merokok dari tahun ke tahun. Saat ini sudah dapat kita temui pelajar kelas 4 SD yang sudah bisa bahkan terbiasa merokok. Dua puluh tahun yang lalu pelajar yang merokok mayoritas mereka yang berstatus pelajar SMA. Untuk masalah satu ini,, mereka tidak dapat disalahkan seutuhnya karena mereka melihat perilaku orang tua mereka yang merokok bahkan terbiasa disuruh membeli rokok sehingga mereka ingin mencobanya.
Model pakaian pelajar wanita sekarang sungguh memprihatinkan karena tidak sedikit yang berpakaian ketat dan rok di atas lutut yang terlalu tinggi naiknya. Pakaian seperti itu juga tidak nyaman dilihat. Menurut saya ini salah satu efek negatif globalisasi karena model pakaian seperti itu berasal dari luar. Hal ini juga tidak sesuai budaya pakaian kita yang cenderung lebih tertutup dan sopan. Saya rasa pelajar yang berpakaian seperti itu hanya berpikir pendek. Sebagian hanya ingin memamerkan tubuh mereka dan supaya dikenal oleh sekeliling mereka. Mereka tidak berpikir akibat buruk yang ditimbulkan. Pelajar sekarang sudah biasa melakukan hal-hal asusila mulai berciuman, ML, bahkan harus aborsi. Bahkan tidak sedikit pelajar yang putus sekolah karena MBA. Sangat disayangkan jika masa depan yang cerah menjadi rusak karena kenikmatan sesaat.
Maraknya penerapan pendidikan karakter di sekolah – sekolah sebagai upaya untuk menangulangi kemerosotan moral dan tingkah laku anak bangsa dan remaja SMA pun dilakuakan. Perbaikan demi perbaikan moral dan prilaku anak bangsa dan remaja SMA pun semakin gencar dilakukan. Selamatkan anak bangsa dari kehancuran moral karena masuknya budaya – budaya asing yang mengancam generasi muda.
Rumusan Masalah
1.      Memberikan pengetahuan terhadap masyarakat tentang globalisasi.
2.      Presepsi masyarakat terhadap pengaruh globalisasi yang ad di sekitarnya.
3.      Pengaruh gaya yang diikitu masyarakat.



Tujuan penelitian
Tujuan penelitian yaitu :
1.      Masyarakat ingin mengetahui sejauh mana perkembangan masyarakat terhadap globalisasi.
2.      Ingin mengetahui presepsi masyarakat tentang pengaruh globalisasi.
3.      Ingin mengetahu pengaruh yang di timbulkan oleh globalisasi terhadap batu akik.
Manfaat penelitian
Manfaat penelitian yaitu :
1.      Dapat mengetahui sejauh mana pengetahuan masyarakat tentang pengaruh globalisasi.
2.      Dapat di ketahui presepsi remaja terhadap pengaruh globalisasi yang ad di sekitarnya.
3.      Dapat mengetahui pengaruh yang di timbulkan oleh globalisasi terhadap perilaku gaya bentuk batu akik.
Batasan masalah
1.      Pengetahuan masyarakat tentang pengaruh globalisasi.
2.      Presepsi masyarakat terhadap pengaruh globalisasi yang ada di sekitarnya.
3.      Pengaruh yang di timbulkan oleh globalisasi terhadap populernya batu akik.



BAB II
LANDASAN TEORI
A.    GLOBALISASI
1.      Pengertian Globalisasi
·         Globalisasi menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah masuknya keruang lingkup dunia.
·         Menurut selo soemardjan, globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan kaidah-kaidah yang sama.
·         Menurut princenton N. Lyman, globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat cepat dan saling ketergantungan dan hubungan antar negara-negara di dunia dalam hal perdagangan.
Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang di munculkan, kemudian di tawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa di seluruh dunua.
Arus globalisasi saat ini telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya bangasa indonesia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti ideologi,politik ,ekonomi sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain.teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.kehadiran globalisasi tentunya juga membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk indonesia. Dampak tersebut meliputi dua sisi yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain-lain akan mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Ø  Dampak positif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme :
1.      Dilihat dari globalisasi politik
2.      Dari aspek globalisasi ekonomi
3.      Dari globalisasi sosial budaya
Ø  Dampak negatif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme :
1.      Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran.
2.      Dari globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri (seperti Mc Donald, Coca Cola,Pizza Hut,dll) membanjiri di indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejalah berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa indonesia.
3.      Masyarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa indonesia,karena gaya hidupnya cenderung meniru gaya budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
4.      Mengakibatkan adnya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan yang miskin, karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan yang miskin yang dapt mengganggu kehidupan nasionalisme bangsa.
5.    Munculnya sikap invidualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antar perilaku sesama warga. Dengan adnya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.

B.     Macam-macam globalisasi
1.      Globalisasi di bidang ekonomi
2.      Globalisasi di bidang politik
3.      Globalisasi di bidang informasi dan teknologi
4.      Globalisasi dibidang sosial budaya
5.      Globalisasi di bidang ideologi
C.     Proses globalisasi
1.      Ekspansi eropa dengan navigasi dan perdagangan
2.      Sevolusi industri yang mendorong pencarian pasar hasil industri
3.      Pertumbuhan kapatalisme
4.      Pada pasca perang dunia ke-2 meningkatlah telekomunikasi serta transportasi mesin




BAB III
METODE PENELITIAN
A.    Waktu penelitian
Sejak memasuki tahun 2015
B.     Metode penelitian
Dalam melakukan analisa pasti memerluka yang namanya metode-metode penelitian agar dapat memudahkan proses analisa yang di buat. Selain itu analisa yang di buat adalah anlisa deskriktif yang dapat memberi gambaran fenomena atau segala dari suatu kejadian tertentu.












BAB IV
MATERI
Di alam nusantara ini banyak sekali bebatuan yang berserakan di sepanjang bumi Nusantara, baik yang masuk batu mulia ataupun batu biasa dan juga beragam kegunaanya. Selain indah dan berharga batu akik juga dipercaya mempunyai kegunaan secara kasat mata, salah satunya adalah bisa menangkal santet, mengundang rejeki dan masih banyak kegunaan lain. Sebelum membicarakan lebih jauh tentang kekuatan benda atau batu akik tersebut, kita bisa menelusuri tentang dari mana asal kekuatan benda atau batu tersebut? Benda bertuah khusunya yang berupa batu sangat terbatas, dalam arti jumlah dan juga diminati segelinitir orang , hal ini karena mereka ada yang meyakini ada yang tidak. Namun secara umum benda berupa batu yang bertuah bisa dianggap mempunyai kekuatan jika memilki unsur ilmiah sebagai berikut : * Faktor Umur atau Usia; Didunia ini ada benda yang mudah rusak ada juga yang tidak mudah, pun begitu juga pada bebatuan. namun karena perpindahan energi yang mendominasi batu yang mudah rusak membuat batu yang sulit rusak terasa super power dibanding dengan batuan lainnya. seperti kaca butuh waktu antara 100 hingga 1000 tahun lebih untuk membusuk hingga dikatakan tidak bisa membusuk. Demikian pula makhluk hidup ada yang berumur sangat pendek hingga berumur ribuan tahun, termasuk di dalamnya ragam jenis bebatuan. Apapun benda dan tumbuhan yang ada di planet bumi ini, bersifat menyerap dan memancarkan energi. Penyerapan energi sebagai in-put dan pemancaran energi sebagai out-put. Antara in-put dan out-put menjadi mekanisme yang selaras dan seimbang. Semakin tua umur bebatuan , semakin besar langka kekerasan batu tersebut. Semakin besar pula mengakumulasi energi alam. Akumulasi energi inilah yang mempengaruhi besar-kecilnya tuah suatu * Faktor Lokasi. Pada jenis batu yang sama, tetapi berada di lokasi yang berbeda akan dapat menentukan pula perbedaan serapan energi. Hal itu menentukan besar kecilnya khasiat atau kekuatan batu walaupun ia masih dalam satu jenis. Bereda lokasi alam tentu berbeda pula pusaran energinya. Lokasi alam yang lebih besar memancarkan energi memungkinkan untuk menambah besarnya energi yang terserap batu di tempat itu. * Faktor Spesifik. Faktor ini lebih sulit diidentifikasi karena untuk pembuktian juga jauh lebih sulit. Yakni karakterbatu yang banyak menyerap energi alam dan mampu mengikat energi itu dalam waktu yang tidak diketahui batas waktunya atau relatif permanen. Bahkan batu yang sudah hancur pun masih mampu menyerap energi alam. Karakternya hampir menyerupai pohon yang menjadi fosil hanya bedanya benda ini pernah ada dan mengalami proses seleksi alam dalam waktu yang panjang. Dapat disimpulkan bahwa bebatuan yang mempunyai faktor diatas telah mengalami beberbagai peristiwa alam yang mana dalam proses tersebut kadang kala ada pelepasan energi dan juga penyerapan energi sehingga bebatuan tersebut bisa mempunyai kekauatan atau khasiat, jadi bukan seperti pemikiran bahwa benda mati dianggap tiba tiba bisa memberikan energi. ada proses yang sangat panjang. Contoh bebatuan yang bertuah adalah; * Mirah Delima Mirah delima adalah batu akik yang banyak di cari orang. Konon kabarnya batu mirah delima ini jika di masukan kedalam air dapat membuat air didalamnya berwarna merah. Batu akik Mirah Delima ini bisa di gunakan untuk mengobati orang yang terkena racun, mengobati penyakit guna-guna dan untuk menarik simpati Safir biasanya tersohor sebagai penambah ketentraman dan ketenangan batin. Dapat sebagai obat cacar air, demam, lamur mata.
Semakin banyak para peminat batu akik maupun batu mulia di indonesia sekarang,Hal ini semakin membulatkan tekad kami untuk selalu menyediakan produk batu cincin terbaik dengan harga yang kompetitif.
Untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus saja ada setiap hari maka kami juga berupaya menambah koleksi batu yang dibutuhkan oleh para user, tidak jarang kami harus bersusah payah mencarikan apa yang dipesan customer hingga mencari sampai kedaerah-daerah terpencil, namun itu tidak menyurutkan semangat kami dalam memuaskan pelanggan, karena prinsipnya adalah kepuasan pembeli adalah kesuksessan usahan kami disaat ini dan masa yang akan datang.







BAB V
PENUTUP
A.    KEIMPULAN
Berdasarkan karya tulis ini kami ucapkan banyak terimakasih atas kepercayaan di sini di simpulkan bahwa globalisasi mempunyai pengaruh yang luas dalam kehidupan masyarakat. Adapun bentuk pengaruhnya adalah gaya hidup (style), pola fikir dan lain-lain.
Dengan adanya karya tulis globalisasi ini masyarakat dapat lebih mudah untuk memilih mana yang baik untuk dijadikan popularitas yang baik dalam kehidupan masyarakat melalui perkembangan jaman yang sedang populer.
B.     SARAN
Penelitian ini adalah penelitian yang  dilakukan pertama, maka hasil yang di capai tidak maksimal penulis mengharapkan dengan adanya hasil penelitian ini dapat memacu para pembaca untuk menggali lebih dalam lagi pengetahuan tentang pengaruh globalisasi dalam kehidupan masyarakat.





BIODATA
Nama                           :   Muh Aliv
Jenis kelamin               :  Laki Laki
Tempat/TglLahir         :   Barru, 14 JULI 1999
Alamat                         :  Lembae 
Agama                         :   Islam
Hobbi                           : Menggambar Anime
Cita-Cita                      : Ingin Menjadi Orang Sukses
Status                           : Pelajar
Nama Orang tua                                 
    -  Ayah                    :  Ruslan
    -  Ibu                       :   Satriah




Jumat, 27 Februari 2015

Teori mengenai UFO

Assalamualaikum Wb Wr Alhamdulillah akhirnya postingan ini bisa selesai juga... PERHATIAN : TOLONG JIKA ANDA MEMBACA POSTINGAN INI TOLONG DIBACA HINGGA SELESAI,KARENA DIDALAMNYA TERDAPAT HAL YANG SANGAT MENARIK DAN LUAR BIASA,DAN SAYANG SEKALI JIKA TIDAK DIBACA HINGGA SELESAI..... selamat membaca UFO, Alien & Islam Al-Qur’an menjelaskan tentang Makhluk Luar Angkasa Apakah alien itu ada menurut Al-Quran? Mungkin definisi alien bagi kita adalah makhluk asing selain manusia yang (mungkin iya mungkin tidak) memiliki intelegensia seperti manusia Sejenak kita simak dan renungi ayat berikut: ( ﻭَﻣِﻦْ ﺁﻳَﺎﺗِﻪِ ﺧَﻠْﻖُ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﻭَﻣَﺎ ﺑَﺚَّ ﻓِﻴﻬِﻤَﺎ ﻣِﻦ ﺩَﺍﺑَّﺔٍ ﻭَﻫُﻮَ ﻋَﻠَﻰ ﺟَﻤْﻌِﻬِﻢْ ﺇِﺫَﺍ ﻳَﺸَﺎﺀ ﻗَﺪِﻳﺮٌ ‏) ‏( ﺍﻟﺸﻮﺭﻯ 29: ) Di antara (ayat-ayat) tanda-tanda-Nya ialah menciptakan langit dan bumi dan makhluk- makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Dan Dia Maha Kuasa mengumpulkan semuanya apabila dikehendaki-Nya. (QS Asy- Syuura 42 : 29) kita kutip potongan ayat tersebut: ..dan makhluk-makhluk yang melata Yang Dia sebarkan pada keduanya. Apakah memang makhluk-makhluk melata itu ada yang menghuni di suatu tempat nan jauh disana, di bagian sistem bintang tertentu, atau mungkin di bagian cluster galaksi lain, atau mungkin bahkan di supercluster lain? Sebagian ulama mengatakan bahwa lafaz daabbah (makhluk melata) menunjukkan bahwa itu makhluk-makhluk selain malaikat karena Allah Azza wa Jalla membedakan antara makhluk yang melata dengan malaikat dalam menyebutkannya dalam firman-Nya: ( ﻭَﻟِﻠّﻪِ ﻳَﺴْﺠُﺪُ ﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﻣَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻷَﺭْﺽِ ﻣِﻦ ﺩَﺁﺑَّﺔٍ ﻭَﺍﻟْﻤَﻶﺋِﻜَﺔُ ﻭَﻫُﻢْ ﻻَ ﻳَﺴْﺘَﻜْﺒِﺮُﻭﻥَ ‏) ‏( ﺍﻟﻨﺤﻞ 49: ) dan kepada Allah sajalah bersujud segala makhluk melata yang berada di langit dan semua makhluk yang melata di bumi dan (juga) Para ma]aikat, sedang mereka (malaikat) tidak menyombongkan diri (QS An-Nahl 16 : 49). Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah An Nahl 49 : Kemudian Allah SWT menjelaskan bahwa semua benda yang ada di langit dan yang ada di bumi termasuk pula makhluk Nya yang melata di bumi juga para malaikat tunduk di bawah kekuasaan Allah. Mereka itu bersujud kepada Allah SWT menurut cara masing-masing sesuai dengan fitrah kejadiannya. Bahkan malaikat pun yang berada di langit tidak mau menyombongkan dirinya dan tidak suka membangkang untuk tunduk dan takluk serta menaati ketentuan ketentuan Allah. Perlu diingat, yang jelas Allah Maha Kuasa, Kekuasaan-Nya meliputi segala-Nya juga pikiran kita. Apa yang belum terlihat oleh kita bukan berarti tidak ada. Hanya kita yang belum mengetahuinya. Dan juga berikutnya: ﻭَﺇِﺫَﺍ ﻭَﻗَﻊَ ﺍﻟْﻘَﻮْﻝُ ﻋَﻠَﻴْﻬِﻢْ ﺃَﺧْﺮَﺟْﻨَﺎ ﻟَﻬُﻢْ ﺩَﺍﺑَّﺔً ﻣِﻦَ ﺍﻟْﺄَﺭْﺽِ ﺗُﻜَﻠِّﻤُﻬُﻢْ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱَ ﻛَﺎﻧُﻮﺍ ﺑِﺂﻳَﺎﺗِﻨَﺎ ﻟَﺎ ﻳُﻮﻗِﻨُﻮﻥَ ‏(82 ) Dan apabila perkataan telah jatuh atas mereka, Kami keluarkan sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka, bahwa sesungguhnya manusia dahulu tidak yakin kepada ayat-ayat Kami (QS: An-Naml 27 : 82) mari kita perhatikan: ..sejenis binatang melata dari bumi yang akan mengatakan kepada mereka…. benar, binatang melata dari bumi yang berkata atau berbicara.. Jelas disitu bahwa akan ada makhluk lain yang baru yang mempunyai kemampuan berbicara atau berkomunikasi dengan manusia. Tetapi tidak perlu dipermasalahkan bagaimana bentuknya atau rupanya. Yang jelas tidak seperti yang di film-film alien itu. dan sekali lagi: َﻟَﻢْ ﺗَﺮَ ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﺴَّﻤَﺎﻭَﺍﺕِ ﻭَﺍﻟْﺄَﺭْﺽَ ﺑِﺎﻟْﺤَﻖِّ ﺇِﻥْ ﻳَﺸَﺄْ ﻳُﺬْﻫِﺒْﻜُﻢْ ﻭَﻳَﺄْﺕِ ﺑِﺨَﻠْﻖٍ ﺟَﺪِﻳﺪٍ ‏(19 ) Tidakkah kamu perhatikan, bahwa sesungguhnya Allah telah menciptakan langit dan bumi dengan hak? Jika Dia menghendaki, niscaya Dia membinasakan kamu dan mengganti(mu) dengan makhluk yang baru. (14:19) Tafsir / Indonesia / DEPAG / Surah Ibrahim 19 Dalam ayat ini Allah SWT. menyebutkan Dialah yang menciptakan semua langit dan bumi dengan hak. Maksudnya Allah menciptakan semuanya itu bukanlah dengan percuma melainkan dengan penuh hikmah. Oleh sebab itu manusia yang telah dijadikan-Nya sebagai khalifah-Nya di bumi ini hendaklah memanfaatkan semua itu dengan cara yang baik dan untuk tujuan yang baik pula. Sesuai dengan peraturan dan ketentuan-Nya. Akan tetapi jika manusia itu menyimpang dari peraturan dan ketentuan Allah, maka Dia tidak membiarkan berbuat kelaliman itu. Maka pada akhir ayat ini Allah SWT. menegaskan kepada Rasul-Nya, jika Allah menghendaki maka Allah akan membinasakan beserta umatnya dan akan mengganti mereka dengan makhluk yang baru. Penegasan ini adalah untuk mengingatkan Rasul dan umatnya yang taat dan beriman kepada Allah, betapa besarnya dosa orang-orang kafir itu, karena dengan kekafiran tersebut mereka tidak mengakui kekuasaan Allah sebagai pencipta dan pemelihara makhluk-Nya. Apabila manusia memikirkan kekuasaan Allah dan rahmat-Nya terhadap hamba- Nya, niscaya mereka akan sampai kepada keyakinan bahwa hanya Allah sajalah yang berhak untuk disembah dan dipuji serta ditakuti azab dan siksa-Nya. benar, makhluk yang sama sekali baru (kholqin jadiid) atau makhluk yang sama sekali kita belum mengetahui akan seperti apa bentuknya. Sedangkan, standar universal makhluk di alam semesta ini belum dapat ditentukan, karena tidak ada standar tertentu yang dapat dibuat manusia untuk menentukan selogis apa makhluk yang harus ada atau layak mendiami alam semesta ini. Begitulah, muslimin, karena ilmu saya masih terbatas, saya memerlukan sharing ilmu dan pikiran disini tentang itu. Diskusi juga dapat disertakan penjelasan darimana pun asal itu ilmiah. Mari kita asah kemampuan berpikir kita Al-Qur’an yang disusun berdasarkan petunjuk Nabi Muhammad SAW (taufiqi) tidak sesuai dengan urutan turunnya wahyu, ternyata mempunyai struktur yang spesifik. Penempatan surat, ayat, jumlah surat, jumlah ayat, semuanya tersusun sedemikian rupa sehingga kehilangan, bertambah atau tertukarnya ayat, apalagi tertukarnya surat, membuat kekacauan makna dan struktur tadi. Ini membuktikan bahwa al-Qur’an telah terkodetifikasi secara sempurna sejak ‘azali. Hanya Al-Quran dan Hadits Shahih lah yang menjadi pedoman hidup kita. Al-Quran Menjelaskan Tentang UFO dan Teknologinya Di dunia masa kini, ada dua macam kendaraan yang pada umumnya dipakai manusia dalam sejarah hidupnya, yaitu yang memakai tenaga tolak untuk maju contohnya hewan, mobil, kapal laut atau kapal udara. Yang lainnya memakai gaya centrifugal (melanting dari titik tolak) seperti pesawat UFO yang populer disebut “piring terbang”. Kedua macam kendaraan ini oleh Al-Quran surat An-Nahl ayat 8 disebutkan sebagai benda terapung dan ternak. Yang dimaksud dengan ternak yaitu kuda, unta, keledai dan sejenisnya. Dan benda terapung maksudnya yaitu segala macam kendaraan yang diwujudkan oleh teknologi manusia termasuk di dalamnya “piring terbang”. Khusus mengenai “piring terbang”, oleh surat An- Nahl ayat 8 adalah kendaraan yang tidak diketahui manusia dalam waktu ribuan tahun dan oleh surat Az-Zukhruf ayat 12 menyebutkan bahwa Allah SWT menciptakan semua yang berpasangan-pasangan. Maksudnya, ada bagian positif dan bagian negatif dari “piring terbang” itu (positif dan negatif=pasangan). Karena surat Az-Zukhruf ayat 12 ini membicarakan tentang alat transportasi maka tentunya istilah “berpasangan-pasangan” itu adalah kendaraan. Dan kendaraan itu tak lain mungkin adalah “piring terbang” yang memiliki bagian positif dan bagian negatifnya. ( ﻭَﺍﻟْﺨَﻴْﻞَ ﻭَﺍﻟْﺒِﻐَﺎﻝَ ﻭَﺍﻟْﺤَﻤِﻴﺮَ ﻟِﺘَﺮْﻛَﺒُﻮﻫَﺎ ﻭَﺯِﻳﻨَﺔً ﻭَﻳَﺨْﻠُﻖُ ﻣَﺎ ﻻَ ﺗَﻌْﻠَﻤُﻮﻥَ ‏( ﺍﻟﻨﺤﻞ 8: Dan (Dia Telah menciptakan) kuda, bagal*) dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya. (QS An-Nahl, ayat 8 ) *) Bagal adalah peranakan kuda dengan keledai. Ayat ini menerangkan soal kendaraan yang biasa dan bisa dipakai oleh manusia. Manusia biasa menggunakan kendaraan ternak. Kuda dan keledai merupakan tenaga pembawa dan penarik maka keadaannya sama dengan mobil dan kapal terbang selaku pembawa dan penarik. Penggalan kata “bisa” pada paragraf ini, merupakan sesuatu yang belum diketahui manusia tentang kendaraan. Baik kuda dan keledai maupun mobil dan kapal terbang sama-sama menggunakan tenaga tolak ke belakang untuk maju ke depan, pada dasarnya kedua macam kendaraan itu memiliki prinsip yang sama. Lalu kendaraan apa yang belum diketahui manusia seperti yang disebutkan pada surat An- Nahl ayat 8 itu? Hal ini dijawab sendiri oleh Al-Quran : Dan yang menciptakan semua yang berpasang- pasangan dan menjadikan untukmu kapal dan binatang ternak yang kamu tunggangi. Supaya kamu duduk di atas punggungnya, kemudian kamu ingat nikmat Tuhanmu apabila kamu telah duduk di atasnya; dan agar kamu mengucapkan: “Maha Suci Tuhan yang Telah menundukkan semua ini bagi kami padahal kami sebelumnya tidak mampu menguasainya”. Dan Sesungguhnya kami akan kembali kepada Tuhan kami. (Surat Az-Zukhruf ayat 12 – 14) Kalau anda membaca susunan ayat Al-Quran ini sepintas mungkin anda tidak merasa mendapatkan sesuatu yang aneh dan baru. Akan tetapi, patut diketahui bahwa tidak ada satu pun ayat suci Al- Quran yang diwahyukan oleh Allah SWT kepada Rasul-Nya yang percuma atau tidak memiliki makna. Kalau anda teliti dan merenungkannya dalam- dalam, semua ayat-ayat yang terkandung dalam Al-Quran itu selalu memiliki unsur-unsur keterkaitan antar ayatnya, baik kaitan ayat yang ada di dalam surat itu sendiri atau kaitan ayat pada surat-surat Al-Quran yang lain. Sederhananya, keterkaitan satu ayat dengan ayat yang lainnya seperti dunia internet yang sedang anda jelajahi ini. Suatu halaman web yang berisi informasi selalu memiliki kaitan atau link, baik link yang menuju ke halaman web itu sendiri ataupun link yang menuju ke halaman web yang lainnya. Nah, semua unsur-unsur yang saling berkaitan itu tak jarang selalu menghasilkan pemahaman ilmiah yang dapat diterima oleh akal sehat. Dengan begitu, memahami susunan ayat-ayat di atas ini maka “benda terapung” ini adalah suatu kendaraan yang belum diketahui oleh manusia. Seperti yang disebutkan pada surat An-Nahl ayat 8. Susunan ayat-ayat diatas nantilah kita analisis belakangan. Sekarang kita masuki persoalan yang nantinya jadi bahan dalam penganalisaan itu. Al-Quran sering sekali menjelaskan persoalan rotasi dan orbit benda-benda angkasa. Hal itu merupakan gambaran bagi setiap orang agar selalu memperhatikan kenapa Bumi ini berputar pada porosnya, kenapa planet ini bersama planet-planet yang lainnya beredar mengelilingi matahari yang juga berputar di porosnya. Semua planet itu tidak bertiang, tidak bertali dan juga tidak memiliki tempat bergantung. Semuanya bergerak dalam keadaan bebas terapung. Hanya Rawasialah yang memutar planet itu di sumbunya sambil berputar-putar mengelilingi matahari. Sungguh Rawasia itu adalah wujud penting dari sesuatu yang harus diteliti lebih dalam lagi oleh para astronom. Dengan mengetahui keadaan Rawasia setiap planet, maka tabir misteri alam semesta yang tak terbatas itu akan terkuak. Bumi yang beratnya sekitar 700 triliun ton tidak jatuh pada matahari karena gaya lantingnya (centrifugal) dalam keadaan mengorbit, sebaliknya Bumi juga tidak terlanting jauh keluar dari garis orbitnya sebab ditahan oleh gaya gravitasi pada matahari sebagai pusat orbit. Kekuatan gaya lanting Bumi dan gaya gravitasi adalah sama besarnya, orang ahli menyebutnya dengan Equilibrium. Oleh karena itulah sampai hari ini Bumi yang kita diami terus menerus berputar dan beredar mengelilingi matahari. Andaikan kalau Bumi hanya memakai gaya lantingnya saja tanpa menggunakan gaya gravitasi. Maka, bisa dipastikan Bumi akan melayang jauh meninggalkan matahari. Dengan begitu, tenaga centrifugal seperti yang dimiliki Bumi dapat diadopsi oleh “piring terbang” untuk terbang jauh jika tenaga gravitasinya dihilangkan. Nah, akhirnya kita pun sampai pada pertanyaan ini, bagaimana cara menghilangkan gaya gravitasi itu? Salah satu caranya adalah dengan memutar bagian pesawat secara horisontal. Apabila putaran itu semakin cepat maka semakin besar pula gaya centrifugal yang dihasilkan dan semakin kecillah gaya gravitasinya, sampai akhirnya gaya gravitasi ini akan hilang sama sekali dan mulailah pesawat dapat terangkat dengan mudah tanpa terpengaruh oleh gravitasi Bumi. Mungkin anda akan bertanya, bagaimana bisa pesawat dapat berputar terus menerus tanpa tumpuan? Dari situlah kita namakan pesawat ini dengan Shuttling System, yaitu pesawat berbentuk piring dempet yang ditengah-tengahnya adalah tempat penumpang. Kita boleh mengatakan bahwa kendaraan manusia kini sudah kolot, kuno atau usang karena sistem yang dipakainya sudah berlaku selama ribuan tahun, yang semuanya itu memakai prinsip menolak ke belakang untuk maju ke depan dan menolak ke bawah untuk naik ke atas. Setelah manusia sanggup memakai gaya centrifugal berbentuk “piring terbang” barulah manusia akan memulai kendaraan modern. Jadi, masa terwujudnya “piring terbang” adalah batas antara ke-kuno-an dan kemodernan peradaban manusia. Batas ini disebut oleh Al- Quran dalam surat Az-Zukhruf ayat 13 diatas dengan bahasa kiasan, bahwa profesor yang mulai menggunakan “piring terbang” mengatakan; Waktu itu manusia baru memulai hidup dalam generasi lain yaitu generasi pesawat itu tidaklah segenerasi dengan modern. Dalam peradaban modern dimana manusia umumnya memakai piring terbang sebagai kendaraan, akan banyak sekali perubahan dalam kehidupan baik di bidang jasmaniah maupun di bidang rohaniah. Di bidang jasmaniah akan berlaku perubahan dalam kehidupan seperti, orang-orang tak lagi membutuhkan jalan raya dan rel kereta api yang pembangunannya sangat banyak menghabiskan tenaga, tempat, benda dan waktu. Orang-orang akan memanfaatkan daerah itu untuk tempat tinggal atau untuk kebutuhan lainnya. Orang-orang akan memindahkan perhatiannya terhadap lautan sebagai sumber makanan karena lautan itu memang sangat luas yang mengandung berbagai bahan untuk keperluan hidup, dan daratan sebagian besar akan dijadikan orang untuk tempat bermukim. Orang-orang nantinya akan melakukan penerbangan antar planet secara lazim dimana planet Jupiter, Venus, Saturnus dan planet yang lebih besar lainnya akan menjadi sasaran dalam perekonomian dan politik. Di bidang rohaniah akan berlaku perubahan dalam kehidupan seperti, orang-orang akan menyadari bahwa alam semesta ini memang diciptakan untuk kebutuhan hidup manusia oleh Allah Yang Maha Esa. Orang-orang akan menyadari bahwa manusia di planet Bumi dalam tata surya ini berasal dari satu diri, satu spesies, atau serumpun. Bukan dari hasil evolusi monyet, seperti teori Darwin yang dikalahkan logika. Orang-orang akan menyadari bahwa agama yang diturunkan oleh Allah SWT itu hanyalah agama Tauhid yang sama sebagaimana yang tercantum dalam surat Al- Imran ayat 83. Orang-orang akan menyadari bahwa agama Tauhid yang diturunkan Sang Khaliq itu mengandung hukum yang sesuai dengan kejadian dan naluri yang terdapat di alam semesta raya dan pada diri manusia sendiri, dan bahwa menolak agama itu berarti merugikan diri sendiri. Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda- tanda (kekuasaan) kami di segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi mereka bahwa Al Quran itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa Sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu? (Surat Al-Fushshilat ayat 53) Maka apakah mereka mencari agama yang lain selain dari agama Allah, padahal kepada-Nya-lah menyerahkan diri segala apa yang di planet-planet dan di bumi ini, baik dengan suka maupun terpaksa dan Hanya kepada Allah-lah mereka akan kembali. (Surat Al-Imran ayat 83) Penganut Islam Lebih Mudah Menerima Adanya UFO dan Alien Tanpa bermaksud mengurangi penghormatan saya terhadap penganut agama-agama lain (yang saya memang tidak atau kurang memiliki pengetahuan tentang ajaran-ajarannya), menurut saya, penganut Islam SEHARUSNYA lebih mudah untuk menerima kehadiran UFO dan Alien. Mengapa? Karena dalam kitab suci Al-Quran jelas- jelas Allah SWT menyatakan keberadaan makhluk- makhluk cerdas lain selain manusia, yang salah satunya disebut “jin.” Jin ini bisa berubah bentuk menjadi apa saja. Mereka hidup di alam yang sama dengan manusia, meski berasal dari dimensi yang berbeda, sehingga manusia umumnya jarang atau tidak pernah bertemu dengannya (kecuali dalam situasi-situasi yang luar biasa). Artinya, bisa dikatakan bahwa dengan mengakui dan menerima keberadaan UFO, Alien, dan lain-lain itu, seorang Muslim tidak perlu merasakan adanya pertentangan atau kontradiksi, antara fakta adanya UFO/Alien itu dengan keyakinan/kepercayaan agamanya. Tentu akan sulit halnya, jika ajaran agama terang-terangan menolak adanya makhluk cerdas lain selain manusia. Namun, ajaran Islam (sekali lagi, sejauh pemahaman saya yang bukan ahli agama) juga menyatakan, “jin” dan lain-lain itu termasuk hal ghoib. Artinya, hanya Allah SWT yang tahu. Manusia bisa mengetahuinya, namun yang bisa diketahui sangat terbatas. Jadi, tidak usah berambisi untuk tahu sangat banyak tentang “jin” dan lain-lain itu. Kita memahami keberadaan “jin” (atau UFO, Alien, dll) sebagai petunjuk kebesaran kekuasaan Tuhan yang Maha Pencipta. Dan seperti yang ada pada Al-Qur’an bahwa smua makhluk termasuk jin, hewan, tumbuhan dan semua benda mulai dari molekul hingga super bintang di seantero jagat raya baik yang bernyawa ataupun tidak semuanya menyembah Allah SWT Sang Maha Segalanya, Sang Pemilik Semuanya, mereka (semua benda tersebut) tunduk dan menyembahNya dengan caranya masing-masing. Maha Benar Allah, dengan segala FirmanNya. Wassalam.