BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR
BELAKANG MASALAH
Pendidikan semakin maju tapi moral
dan perilaku anak bangsa terutama kalangan remaja SMA/SMK semakin
mengkhawatirkan. Perilaku remaja SMA/SMK saat ini sungguh sangat memprihatinkan
terjadi penurunan yang sangat drastis terhadap moral dan perilaku remaja.
Saat ini sistem pendidikan nasional
khususnya pendidikan dasar dan menengah dapat dikatakan mengalami kemajuan.
Indikatornya adalah penerapan kelas percepatan (akselerasi), sekolah bertaraf
internasional (SBI), sekolah rintisan bertaraf internasional (RSBI), dan
sekolah standar nasional (SSN). Semuanya hampir tidak ada sebelum tahun 2000.
Kemajuan tidak hanya pada sistem tapi juga fasilitas khususnya pada sekolah
yang sudah berstandar nasional dan internasional, seperti ruangan full AC,
ruangan berLCD dan televisi untuk mendukung proses belajar-mengajar yang nyaris
tidak ada pada sekolah-sekolah biasa. Pelajar kita juga semakin pintar karena
nilai 10 (sempurna) UAN/UAS SD hingga SMA/SMK bukan sesuatu yang langka. Bahkan
di satu sekolah bisa lebih dari 10 orang yang mendapat nilai sempurna. Padahal
sebelum Era Revormasi, angka 10 benar-benar angka istimewa.
Namun kemajuan tersebut tidak
diikuti dengan majunya perilaku siswa. Penyebabnya sistem pendidikan kita yang
mayoritas menilai kelulusan hanya kecerdasan intelektual saja alias angka-angka
yang ada di raport dan ijazah. Padahal secara sederhana tujuan pendidikan
nasional adalah menciptakan kecerdasan intelektual dan emosional atau
spiritual. Saat ini perilaku pelajar sangat mengkhawatirkan seperti menjauh dari
ajaran agama, kurangnya rasa hormat terhadap orang yg lebih tua, siswa yang
merokok, model pakaian, hingga perbuatan yang menjurus asusila.
Saat ini jika diperhatikan hanya
sedikit pelajar yang melaksanakan ibadah berjamaah. Mereka cenderung lebih suka
berkumpul dengan teman-teman sebaya sekalipun waktu solat telah tiba. Apalagi
yang mengaji dan ibadah lainnya. Selain itu perilaku pelajar saat ini terlihat
kurang menghormati orang tua seperti berani membentak, melawan, bahkan
melakukan kekerasan fisik. Sesuatu yang benar-benar tidak sesuai dengan budaya
kita sebagi orang timur. Perilaku lainnya yang mengkhawatirkan adalah
meningkatnya jumlah pelajar yang merokok dari tahun ke tahun. Saat ini sudah
dapat kita temui pelajar kelas 4 SD yang sudah bisa bahkan terbiasa merokok.
Dua puluh tahun yang lalu pelajar yang merokok mayoritas mereka yang berstatus
pelajar SMA. Untuk masalah satu ini,, mereka tidak dapat disalahkan seutuhnya
karena mereka melihat perilaku orang tua mereka yang merokok bahkan terbiasa disuruh
membeli rokok sehingga mereka ingin mencobanya.
Model pakaian pelajar wanita
sekarang sungguh memprihatinkan karena tidak sedikit yang berpakaian ketat dan
rok di atas lutut yang terlalu tinggi naiknya. Pakaian seperti itu juga tidak
nyaman dilihat. Menurut saya ini salah satu efek negatif globalisasi karena
model pakaian seperti itu berasal dari luar. Hal ini juga tidak sesuai budaya
pakaian kita yang cenderung lebih tertutup dan sopan. Saya rasa pelajar yang
berpakaian seperti itu hanya berpikir pendek. Sebagian hanya ingin memamerkan
tubuh mereka dan supaya dikenal oleh sekeliling mereka. Mereka tidak berpikir
akibat buruk yang ditimbulkan. Pelajar sekarang sudah biasa melakukan hal-hal
asusila mulai berciuman, ML, bahkan harus aborsi. Bahkan tidak sedikit
pelajar yang putus sekolah karena MBA. Sangat disayangkan jika masa
depan yang cerah menjadi rusak karena kenikmatan sesaat.
Maraknya penerapan pendidikan karakter di sekolah – sekolah
sebagai upaya untuk menangulangi kemerosotan moral dan tingkah laku anak bangsa
dan remaja SMA pun dilakuakan. Perbaikan demi perbaikan moral dan prilaku anak
bangsa dan remaja SMA pun semakin gencar dilakukan. Selamatkan anak bangsa dari
kehancuran moral karena masuknya budaya – budaya asing yang mengancam generasi muda.
Rumusan Masalah
1. Memberikan
pengetahuan terhadap masyarakat tentang globalisasi.
2. Presepsi
masyarakat terhadap pengaruh globalisasi yang ad di sekitarnya.
3. Pengaruh
gaya yang diikitu masyarakat.
Tujuan penelitian
Tujuan
penelitian yaitu :
1. Masyarakat
ingin mengetahui sejauh mana perkembangan masyarakat terhadap globalisasi.
2. Ingin
mengetahui presepsi masyarakat tentang pengaruh globalisasi.
3. Ingin
mengetahu pengaruh yang di timbulkan oleh globalisasi terhadap batu akik.
Manfaat penelitian
Manfaat
penelitian yaitu :
1. Dapat
mengetahui sejauh mana pengetahuan masyarakat tentang pengaruh globalisasi.
2. Dapat
di ketahui presepsi remaja terhadap pengaruh globalisasi yang ad di sekitarnya.
3. Dapat
mengetahui pengaruh yang di timbulkan oleh globalisasi terhadap perilaku gaya
bentuk batu akik.
Batasan
masalah
1. Pengetahuan
masyarakat tentang pengaruh globalisasi.
2. Presepsi
masyarakat terhadap pengaruh globalisasi yang ada di sekitarnya.
3. Pengaruh
yang di timbulkan oleh globalisasi terhadap populernya batu akik.
BAB
II
LANDASAN
TEORI
A. GLOBALISASI
1. Pengertian
Globalisasi
·
Globalisasi menurut Kamus Besar Bahasa
Indonesia adalah masuknya keruang lingkup dunia.
·
Menurut selo soemardjan, globalisasi adalah terbentuknya sistem organisasi
dan komunikasi antar masyarakat di seluruh dunia untuk mengikuti sistem dan
kaidah-kaidah yang sama.
·
Menurut princenton N. Lyman, globalisasi adalah pertumbuhan yang sangat
cepat dan saling ketergantungan dan hubungan antar negara-negara di dunia dalam
hal perdagangan.
Globalisasi
pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang di munculkan, kemudian di
tawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik
kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa di seluruh dunua.
Arus
globalisasi saat ini telah menimbulkan pengaruh terhadap perkembangan budaya
bangasa indonesia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti
ideologi,politik ,ekonomi sosial budaya, pertahanan keamanan dan
lain-lain.teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama
dalam globalisasi.kehadiran globalisasi tentunya juga membawa dampak bagi
kehidupan suatu negara termasuk indonesia. Dampak tersebut meliputi dua sisi
yaitu dampak positif dan dampak negatif. Dampak globalisasi di berbagai bidang
kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan
lain-lain akan mempengaruhi nilai-nilai nasionalisme terhadap bangsa.
Ø Dampak
positif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme :
1. Dilihat
dari globalisasi politik
2. Dari
aspek globalisasi ekonomi
3. Dari
globalisasi sosial budaya
Ø Dampak
negatif globalisasi terhadap nilai-nilai nasionalisme :
1. Globalisasi
mampu meyakinkan masyarakat indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan
dan kemakmuran.
2. Dari
globalisasi aspek ekonomi, hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri
(seperti Mc Donald, Coca Cola,Pizza Hut,dll) membanjiri di indonesia. Dengan
hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejalah
berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa indonesia.
3. Masyarakat
kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa
indonesia,karena gaya hidupnya cenderung meniru gaya budaya barat yang oleh
masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.
4. Mengakibatkan
adnya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan yang miskin, karena
adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Hal tersebut dapat
menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan yang miskin yang dapt mengganggu
kehidupan nasionalisme bangsa.
5. Munculnya
sikap invidualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antar perilaku sesama
warga. Dengan adnya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan
kehidupan bangsa.
B. Macam-macam
globalisasi
1. Globalisasi
di bidang ekonomi
2. Globalisasi
di bidang politik
3. Globalisasi
di bidang informasi dan teknologi
4. Globalisasi
dibidang sosial budaya
5. Globalisasi
di bidang ideologi
C. Proses
globalisasi
1. Ekspansi
eropa dengan navigasi dan perdagangan
2. Sevolusi
industri yang mendorong pencarian pasar hasil industri
3. Pertumbuhan
kapatalisme
4. Pada
pasca perang dunia ke-2 meningkatlah telekomunikasi serta transportasi mesin
BAB
III
METODE
PENELITIAN
A. Waktu
penelitian
Sejak memasuki tahun
2015
B. Metode
penelitian
Dalam melakukan analisa
pasti memerluka yang namanya metode-metode penelitian agar dapat memudahkan
proses analisa yang di buat. Selain itu analisa yang di buat adalah anlisa
deskriktif yang dapat memberi gambaran fenomena atau segala dari suatu kejadian
tertentu.
BAB IV
MATERI
Di alam nusantara ini banyak sekali
bebatuan yang berserakan di sepanjang bumi Nusantara, baik yang masuk batu
mulia ataupun batu biasa dan juga beragam kegunaanya. Selain indah dan berharga
batu akik juga dipercaya mempunyai kegunaan secara kasat mata, salah satunya
adalah bisa menangkal santet, mengundang rejeki dan masih banyak kegunaan lain.
Sebelum membicarakan lebih jauh tentang kekuatan benda atau batu akik tersebut,
kita bisa menelusuri tentang dari mana asal kekuatan benda atau batu tersebut?
Benda bertuah khusunya yang berupa batu sangat terbatas, dalam arti jumlah dan
juga diminati segelinitir orang , hal ini karena mereka ada yang meyakini ada
yang tidak. Namun secara umum benda berupa batu yang bertuah bisa dianggap
mempunyai kekuatan jika memilki unsur ilmiah sebagai berikut : * Faktor Umur
atau Usia; Didunia ini ada benda yang mudah rusak ada juga yang tidak mudah,
pun begitu juga pada bebatuan. namun karena perpindahan energi yang mendominasi
batu yang mudah rusak membuat batu yang sulit rusak terasa super power
dibanding dengan batuan lainnya. seperti kaca butuh waktu antara 100 hingga
1000 tahun lebih untuk membusuk hingga dikatakan tidak bisa membusuk. Demikian
pula makhluk hidup ada yang berumur sangat pendek hingga berumur ribuan tahun, termasuk
di dalamnya ragam jenis bebatuan. Apapun benda dan tumbuhan yang ada di planet
bumi ini, bersifat menyerap dan memancarkan energi. Penyerapan energi sebagai
in-put dan pemancaran energi sebagai out-put. Antara in-put dan out-put menjadi
mekanisme yang selaras dan seimbang. Semakin tua umur bebatuan , semakin besar
langka kekerasan batu tersebut. Semakin besar pula mengakumulasi energi alam.
Akumulasi energi inilah yang mempengaruhi besar-kecilnya tuah suatu * Faktor
Lokasi. Pada jenis batu yang sama, tetapi berada di lokasi yang berbeda akan
dapat menentukan pula perbedaan serapan energi. Hal itu menentukan besar
kecilnya khasiat atau kekuatan batu walaupun ia masih dalam satu jenis. Bereda
lokasi alam tentu berbeda pula pusaran energinya. Lokasi alam yang lebih besar
memancarkan energi memungkinkan untuk menambah besarnya energi yang terserap
batu di tempat itu. * Faktor Spesifik. Faktor ini lebih sulit diidentifikasi
karena untuk pembuktian juga jauh lebih sulit. Yakni karakterbatu yang banyak
menyerap energi alam dan mampu mengikat energi itu dalam waktu yang tidak
diketahui batas waktunya atau relatif permanen. Bahkan batu yang sudah hancur
pun masih mampu menyerap energi alam. Karakternya hampir menyerupai pohon yang
menjadi fosil hanya bedanya benda ini pernah ada dan mengalami proses seleksi
alam dalam waktu yang panjang. Dapat disimpulkan bahwa bebatuan yang mempunyai
faktor diatas telah mengalami beberbagai peristiwa alam yang mana dalam proses
tersebut kadang kala ada pelepasan energi dan juga penyerapan energi sehingga
bebatuan tersebut bisa mempunyai kekauatan atau khasiat, jadi bukan seperti
pemikiran bahwa benda mati dianggap tiba tiba bisa memberikan energi. ada
proses yang sangat panjang. Contoh bebatuan yang bertuah adalah; * Mirah Delima
Mirah delima adalah batu akik yang banyak di cari orang. Konon kabarnya batu
mirah delima ini jika di masukan kedalam air dapat membuat air didalamnya
berwarna merah. Batu akik Mirah Delima ini bisa di gunakan untuk mengobati
orang yang terkena racun, mengobati penyakit guna-guna dan untuk menarik
simpati Safir biasanya tersohor sebagai penambah ketentraman dan ketenangan
batin. Dapat sebagai obat cacar air, demam, lamur mata.
Semakin
banyak para peminat batu akik maupun
batu mulia di indonesia sekarang,Hal ini semakin membulatkan tekad kami untuk
selalu menyediakan produk batu cincin terbaik dengan harga yang kompetitif.
Untuk memenuhi permintaan konsumen yang terus saja ada setiap hari
maka kami juga berupaya menambah koleksi batu yang dibutuhkan oleh para user,
tidak jarang kami harus bersusah payah mencarikan apa yang dipesan customer
hingga mencari sampai kedaerah-daerah terpencil, namun itu tidak menyurutkan
semangat kami dalam memuaskan pelanggan, karena prinsipnya adalah kepuasan
pembeli adalah kesuksessan usahan kami disaat ini dan masa yang akan datang.
BAB
V
PENUTUP
A.
KEIMPULAN
Berdasarkan karya tulis ini kami ucapkan
banyak terimakasih atas kepercayaan di sini di simpulkan bahwa globalisasi
mempunyai pengaruh yang luas dalam kehidupan masyarakat. Adapun bentuk
pengaruhnya adalah gaya hidup (style), pola fikir dan lain-lain.
Dengan adanya karya tulis globalisasi ini
masyarakat dapat lebih mudah untuk memilih mana yang baik untuk dijadikan
popularitas yang baik dalam kehidupan masyarakat melalui perkembangan jaman
yang sedang populer.
B.
SARAN
Penelitian ini adalah penelitian yang dilakukan pertama, maka hasil yang di capai
tidak maksimal penulis mengharapkan dengan adanya hasil penelitian ini dapat
memacu para pembaca untuk menggali lebih dalam lagi pengetahuan tentang
pengaruh globalisasi dalam kehidupan masyarakat.
BIODATA
Nama : Muh Aliv
Jenis kelamin : Laki Laki
Tempat/TglLahir : Barru, 14 JULI 1999
Alamat : Lembae
Tempat/TglLahir : Barru, 14 JULI 1999
Alamat : Lembae
Agama : Islam
Hobbi : Menggambar Anime
Cita-Cita : Ingin Menjadi Orang Sukses
Status : Pelajar
Nama Orang tua
- Ayah : Ruslan
- Ibu : Satriah
Hobbi : Menggambar Anime
Cita-Cita : Ingin Menjadi Orang Sukses
Status : Pelajar
Nama Orang tua
- Ayah : Ruslan
- Ibu : Satriah






0 komentar:
Posting Komentar