k

animasi blog

Jam

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 02 Agustus 2016

Akses Universitas


Bank Dunia sudah lama menyimpulkan adanya korelasi tinggi antara persentase populasi penduduk yang memiliki gelar sarjana dan peningkatan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan (Bank Dunia, 1996). Akses masuk ke universitas seharusnya dibuka secara adil dan merata. Sayangnya, sistem seleksi masuk perguruan tinggi kita masih jauh dari rasa keadilan.
Sistem seleksi masuk perguruan tinggi kita bukan saja berlaku tidak adil, melainkan dalam kebijakannya juga memakai pola pikir irasional, membuka peluang ketidakjujuran, dan belum memiliki keberpihakan pada mereka yang tersingkirkan secara ekonomi maupun budaya.
Tiga jalur
Saat ini Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) sudah dimulai. Di Indonesia, ada tiga jalur di mana seseorang bisa masuk ke perguruan tinggi negeri (PTN). Jalur pertama, yang sekarang ini sedang berlangsung, yaitu jalur undangan atau sering disebut dengan SNMPTN. Jalur undangan lebih banyak mempergunakan nilai rapor dan nilai lain sebagai bahan pertimbangan.
Jalur kedua, jalur tes tertulis yang disebut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).
Terakhir, ketiga, jalur mandiri, yaitu seleksi tertulis plus kriteria lain-bergantung pada kebijakan PT-bagi mereka yang tidak lolos SBMPTN. Biasanya, seleksi jalur mandiri hanya bisa diakses oleh mereka yang memiliki uang karena biaya masuknya mahal.
Tahun ini, kuota SNMPTN dikurangi 10 persen dari tahun lalu, sehingga kuotanya menjadi 40 persen. Jalur tes tertulis tetap 30 persen. Jatah kuota 10 persen dari jalur undangan dialihkan ke jalur mandiri. Kebijakan ini secara transparan menunjukkan keberpihakan PT pada orang-orang kaya. Sebab, jalur mandiri biasanya diisi oleh mereka yang mampu membayar mahal untuk masuk ke PTN secara mandiri.
Chua (2003) dalam risetnya menyatakan bahwa kesejahteraan karena perbedaan tingkat pendidikan tidak terdistribusi secara proporsional, tetapi hanya menguntungkan kelompok orang kaya dan menyingkirkan kelompok lain. Analisis Chua ini justru malah diafirmasi oleh Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi dengan mengalihkan kuota SNMPTN untuk jalur mandiri. Orientasi ekonomis PT sangat terlihat dari kebijakan ini.
Masalah integritas
Sistem seleksi kita juga membuka peluang adanya inflasi dan manipulasi nilai. Dengan adanya sistem undangan yang besarnya 40 persen, di mana siswa tidak perlu melalui tes tertulis, potensi kecurangan ada di sekolah. Kita tahu, di sekolah-sekolah kita, untuk ujian nasional (UN) saja masih banyak terjadi kecurangan. Dengan adanya jalur undangan di mana nilai rapor menjadi kriteria, banyak sekolah berusaha menaikkan nilai siswa secara sistematis melalui penentuan kriteria ketuntasan minimal sehingga para siswa mereka dapat lolos masuk ke PTN.
 Kecenderungan ini sesungguhnya di masa depan akan merusak kualitas PT itu sendiri karena para siswa yang lolos adalah mereka yang nilainya sudah diinflasi sehingga tidak menunjukkan realitas sesungguhnya tentang kemampuan siswa. Kebijakan seleksi masuk telah membuka peluang potensi disintegritas moral di kalangan pendidik. Inflasi ini sering kali menjadi modus, bahkan sejak siswa berada di kelas X.
Melawan akal
Sistem seleksi jalur undangan melawan akal sehat dan tidak adil. Sistem proporsi berdasarkan akreditasi sekolah, meskipun tampaknya baik, tetapi sesungguhnya didasari pola pikir yang tidak logis dan sesat. Sekolah dengan akreditasi A memperoleh kuota 70 persen, B 50 persen, C 25 persen dan tidak terakreditasi hanya memperoleh kuota 10 persen.
Pemikiran ini sesat karena menyimpulkan kualitas individu dari kualitas lembaga. Dalam ilmu logika, ini disebut dengan genetic fallacy, di mana seseorang itu dianggap tidak berkualitas, tidak kredibel, dan tidak dapat dipercaya karena asal-usulnya, baik itu karena ras, agama, sosial, atau lembaga di mana ia berasal.
Pemikiran tidak logis ini juga terjadi ketika indeks integritas UN dipakai sebagai pertimbangan masuk PT. Siswa dengan nilai tinggi, tetapi sekolahnya memiliki integritas rendah bisa jadi tidak lolos dalam seleksi karena kualitas sekolahnya. Kebijakan sesat pikir ini karena menganggap bahwa sekolah yang indeks integritasnya rendah, otomatis seluruh siswanya tidak jujur. Padahal, SNMPTN adalah seleksi individu, bukan seleksi lembaga pendidikan!
Seleksi masuk PTN juga mendiskriminasi dan tidak adil karena menghukum individu yang tidak bersalah. Bila ada lembaga pendidikan terbukti memanipulasi nilai, lembaga pendidikan itu akan dihapus dari daftar SNMPTN tahun berikutnya, sehingga siswa kelas XI yang tidak bersalah tertutup aksesnya untuk melaju ke PTN melalui jalur SNMPTN tahun depan.
Demikian juga ketika ada siswa yang sudah menerima undangan SNMPTN, tetapi kemudian membatalkannya, maka yang menerima akibat adalah adik kelasnya. Pola pikir ini sangat tidak rasional, tidak logis, tidak adil, dan sesungguhnya melanggar hak individu dalam memperoleh akses pendidikan.
Seleksi masuk PT seharus memakai kriteria keadilan, obyektivitas dan keadilan dengan lebih mengutamakan kalangan miskin, tetapi memiliki kapasitas dan kemampuan. Kuota jalur undangan harusnya hanya 5 persen, karena ini merupakan cerminan dari kandidat mahasiswa terbaik, berbakat, dan istimewa dalam hampir seluruh populasi dalam kurva normal, 85 persen untuk bersaing secara adil dan meritokratis melalui seleksi tertulis oleh lembaga independen, dan 10 persen siswa untuk jalur mandiri yang mencerminkan persentasi rata-rata orang kaya dalam seluruh populasi. Dalam kuota 85 persen ini, harus ada kuota kebijakan afirmatif untuk daerah-daerah khusus sehingga peningkatan kualitas sumber daya manusia ini bisa ditingkatkan.
Perguruan tinggi kita tidak akan bermutu bila sistem seleksi kita masih memberi ruang bagi berbagai bentuk ketidakjujuran, tidak logis, dan tidak adil. Universitas seharusnya mendorong tegaknya integritas moral pendidik, menjadi contoh dipraktikkannya penalaran yang jernih dan logis, serta menjadi sumber inspirasi bagi perjuangan keadilan bagi mereka yang miskin dan tersingkirkan.


Merawat Nalar Bangsa


Meskipun pemerintahan Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dalam masa lebih dari satu tahun, pemerintahannya belum menunjukkan rencana dan implementasi  konkret revolusi mental,  anggaplah pemerintah serius dengan gagasan ini. Paling tidak, alur silogismenya lurus dan konsisten sehingga revolusi mental dirasa sebagai sebuah kesimpulan valid.Revolusi mental digagas Joko Widodo (Kompas, 10/5/2014) dengan premis bahwa selama 16 tahun menjalankan reformasi kita hanya mencapai kemajuan sebatas kelembagaan. Ekonomi semakin berkembang dan masyarakat banyak yang bertambah makmur, tetapi kenapa masyarakat kita malah bertambah galau, bukannya bertambah bahagia?
Menurut Jokowi, pembangunan kita belum menyentuh paradigma, mindset, atau budaya politik dari manusia yang menjalankan sistem sehingga nation building tak mengantarkan Indonesia pada cita-citanya. Agar perubahan benar-benar bermakna, berkesinambungan, dan sesuai cita-cita Proklamasi Indonesia yang merdeka, adil, dan makmur, kita perlu melakukan revolusi mental.
Jalan tol nir-jalan pikiranMeski demikian, selama pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) berlangsung, kita menyaksikan kesenjangan antara proposisi yang dinyatakan dan agenda yang dijalankan. Pemerintahan ini tampak lebih getol membangun tol daripada membangun jalan pikiran bangsa. Padahal, jalan pikiran merupakan isi mental utama yang menghubungkan kita dengan  masa depan yang dicitakan dan karenanya perlu lebih dahulu dirawat.
Kedaulatan politik, kemandirian ekonomi, dan berkepribadian dalam budaya yang jadi cita-cita pemerintah merupakan masalah dan bermula dari jalan pikiran atau mindset bangsa. Kebangkitan bangsa-bangsa maju pada umumnya dimulai dari upaya memelihara nalarnya sehingga berkhidmat terhadap akal sehat. Kehidupan dan kemajuan duniawi tampaknya tersusun atas hukum-hukum yang rasional dan akan berkembang hanya jika dipahami dan dijalani sesuai dengan hukum tersebut.
Mengutamakan pembangunan fisik sembari seadanya mengembangkan jiwa dan pikiran, selain tak seirama dengan “Indonesia Raya”, juga melawan hukum nalar kemajuan.  Pembangunan seperti itu pada akhirnya hanya akan meneruskan siklus absurditas sisifus seperti selama ini: membangun untuk menyaksikan kejatuhan/kemerosotan.
Dengan revolusi mental sebagai gerakan nasional seperti dimaksud penggagasnya, seyogianya pemerintah memprioritaskan upaya pencerdasan kehidupan bangsa sebagai jalan membentuk pola pikir bangsa. Ironisnya, upaya pencerdasan bangsa melalui pendidikan dalam berbagai ranahnya dewasa ini masih diliputi berbagai masalah mendasar.
Orientasi pembelajaran yang dijalankan sebatas mengoptimalkan kemampuan berpikir tingkat rendah. Pikiran para murid setiap hari dijejali oleh beragam data pengetahuan yang-entah berguna atau tidak-dihafal dan diuji di kemudian hari. Sedikit sekali para pelajar dilibatkan dalam proses berpikir tingkat tinggi, seperti menalar, menganalisis, dan memecahkan masalah yang konon sebagai salah satu kecakapan utama yang dibutuhkan untuk hidup dan sukses di abad ke-21. Hasil Programme for International Student Assessment  (PISA) 2012 menunjukkan kuatnya kemampuan berpikir murid Indonesia pada tingkat rendah dan lemahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi. Sementara negara maju, seperti Singapura dan Korea Selatan, menunjukkan kemampuan sebaliknya.
Berbekal kemampuan berpikir tingkat rendah, memasuki abad ke-21 dengan era globalisasinya yang penuh persaingan akan menjadikan bangsa ini seperti keledai yang tak memiliki kewibawaan, kemandirian, dan jati diri. Gejala itu mulai tampak dan terasa ketika berbagai kebijakan dan gerak budaya kita berorientasi kepada standar-standar “asing”, bahkan mungkin untuk kepentingan asing, dengan argumen “demi daya saing”.
Memberikan perhatian besar kepada bidang pendidikan selain  sebagai tanda pemerintah berpikir maju juga merupakan keharusan untuk penyelamatan bangsa. Berbagai problem pendidikan kita dewasa ini sudah sangat parah dan memerlukan Presiden turun tangan karena besaran dan substansinya telah melampaui kapasitas departemental atau kementerian. Jika kenyataan ini terus diabaikan , bukan saja akan berakibat pada  involusi  dalam dunia pendidikan, melainkan juga pada kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kembali ke pangkalanBangsa Indonesia dengan pendidikannya mengalami disorientasi di tengah pusaran arus perubahan yang demikian cepat. Program dan operasi pendidikan dewasa ini  seperti tersedot oleh pesona pragmatisme untuk bertarung dalam era globalisasi. Pendidikan makin jauh meninggalkan pangkalan,  menuju entah ke mana. Alhasil, bangsa yang cerdas seperti ditetapkan dengan  arif oleh para pendiri bangsa, setelah tujuh puluh tahun merdeka makin jauh panggang dari api.
Bangsa ini barangkali  kualat karena begitu lama tak merawat wasiat “mencerdaskan kehidupan bangsa” dan lebih menyibukkan diri pada pembangunan ekonomi. Padahal, kecerdasan merupakan substansi yang menentukan martabat kemanusiaan. Jika saja “mencerdaskan kehidupan bangsa” dicermati sejak dulu, kiranya bangsa ini tak jadi seperti ini: para murid kita tak hanya unggul pada kemampuan berpikir tingkat rendah, tetapi juga unggul pada penalaran tingkat tinggi.
Berpikir tingkat tinggi merupakan hakikat berpikir yang sesungguhnya karena membutuhkan seluruh potensi dan kemampuan kognisi. Pembedaan “tinggi-rendah” yang didasarkan pada taksonomi Benjamin Samuel Bloom (1913-1999) bukan dimaksudkan menunjukkan hierarki kepentingan, tetapi bertujuan mempermudah secara didaktik-metodik pembelajaran.  Berpikir tingkat rendah merupakan fondasi dan persyaratan untuk masuk dan menjalankan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Intinya, strategi pembelajaran haruslah mengarah kepada pencapaian kemampuan berpikir, bukan hanya mengisi pikiran.
Salah satu kelemahan utama pendidikan kita sejak dahulu adalah masalah metodologi yang dipergunakan para guru dalam pembelajaran. Untuk kesekian kalinya, terkait persoalan ini,  saya mengangkat hasil penelitian Prof CE Beeby (1987) yang menyatakan bahwa guru-guru menerangkan pelajaran dengan latar belakang pengetahuan dan keterampilan metodik yang minimal, terbatas pada buku teks yang dimilikinya. Andalan lain mungkin sisa-sisa ingatannya dari apa yang pernah dipelajarinya dulu di sekolah. Setelah menguraikan sesuatu masalah, guru menghabiskan bagian terbesar jam pelajarannya untuk mendiktekan atau menuliskan apa yang diajarkannya di papan tulis dan menunggu murid menyalinnya. Catatan itulah yang dipelajari murid dan menjadi bahan ulangan. Sedikit sekali sekolah di Indonesia membantu menumbuhkan potensi seorang murid, dan pengaruh sekolah yang menjemukan serta tak imajinatif tersebut tetap terasa ketika seseorang menjadi dewasa dan memimpin masyarakatnya.
Singkirkan kepentingan politisDi antara upaya yang dapat mengembangkan kemampuan dan kecakapan berpikir adalah pembelajaran bersifat dialogis atau partisipatif, atau apalah namanya. Pembelajaran harus melibatkan secara aktif para murid dalam proses berpikir, utamanya melalui berbagai ekspresi, seperti verbal dan gerak tubuh. Hal ini penting karena secara filosofi setiap tindakan sadar senantiasa terdapat intensionalitas yang meniscayakan rasionalitas.
Secara normatif, pemerintah telah tepat untuk memperbaiki praktik kelas, antara lain melalui UU Sistem Pendidikan Nasional (UU No 20/2003) dengan memperbarui definisi pendidikan dan UU Guru dan Dosen (UU No 14/2005) menetapkan  profesionalisme dengan kompetensi guru. Sementara itu, wacana tentang model pembelajaran partisipatif yang menyenangkan dan yang efektif berkembang pesat di Tanah Air. Buku-buku seperti revolusi pembelajaran, akselerasi pembelajaran, guru efektif, pembelajaran dan pengajaran kuantum banyak dijajakan.
Sayangnya, keputusan normatif dan berbagai wacana pembaruan pendidikan dalam strategi implementasinya terlalu banyak diwarnai kepentingan politis sehingga tidak efektif. Yang muncul dan menyita energi malah persoalan sertifikasi yang terkait dengan tunjangan profesi dan kurikulum.  Ide-ide pembelajaran  modern yang  berkembang tak terserap dan peningkatan kompetensi guru yang seharusnya memerlukan intervensi kualitatif terabaikan.
Kini, terkait pencerdasan bangsa yang bermuara pada meningkatkan kemampuan berpikir, pemerintah-khususnya yang menangani bidang pendidikan-diharapkan fokus pada tantangan meningkatkan kinerja para pendidik melalui pendekatan insentif dan motif. Pemerintah telah memberikan tunjangan profesi yang relatif baik pada para pendidik, tetapi sejauh ini pemerintah belum mengelola motif secara efektif. Diperlukan sebuah model intervensi untuk meningkatkan motivasi yang sekaligus jadi pendorong peningkatan kompetensi pedagogi dan profesional bagi pendidik dalam jabatan dan calon pendidik sehingga mereka dapat menjalankan pembelajaran yang dialogis seperti semangat dari undang-undang.
Cetusan ide revolusi mental seyogianya dijadikan titik balik ke pangkalan pendidikan kita untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dalam segala dimensinya. Pikiran bangsa ini telah tumbuh bak semak-belukar menjadi rimba sehingga menutup berbagai jalan kemajuan. Maka, jangan abaikan pendidikan.
Jadi, senyampang peringatan Hari Pendidikan Nasional (2 Mei 2016) sebagai titik berangkat, pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kiranya perlu mulai membangun jalan (tol) pikiran bangsa untuk menghubungkan kita dengan masa depan yang dicita-citakan oleh para pendiri republik ini.
  

Senin, 01 Agustus 2016

4 Langkah Teknik Berpikir Jernih Untuk Menemukan Ide Brilian Dan Solusi Jitu


MENGAPA HARUS BERPIKIR JERNIH?

Sering kali masalah begitu mudah dipecahkan saat kita berpikir jernih. Saat pikiran kita kacau, dunia terasa gelap sehingga solusi pun tidak nampak, padahal ada di depan kita. Akhirnya kita stress, mengambil keputusan yang salah, dan hanya memberikan solusi sesaat. Saat keputusan diambil hanya merupakan solusi sesaat, bisa jadi malah menimbulkan masalah yang lebih besar di kemudian hari.
Dengan Teknik Berpikir Jernih Menyelesaikan Masalah Tanpa Masalah
Dengan berpikir jernih, kita bisa menemukan solusi atau mengatasi masalah kita tanpa masalah. Bukan berarti kita tidak akan menemukan masalah yang lain karena masalah bagian hidup kita, tetapi kita bisa menyelesaikan masalah dengan baik dan tidak memperparah keadaan.
Dengan berpikir jernis, kita bisa menyelesaikan masalah tanpa menimbulkan masalah yang lain. Setiap masalah yang kita hadapi, bisa kita selesaikan dengan tuntas dan kita pun mendapatkan hadiah yang luar biasa bagi kehidupan berupa hikmah.
Apa Itu Berpikir Jernih?
Berpikir jernih adalah saat kita berpikir, pikiran kita bersih dari emosi negatif, pikiran negatif, dan persepsi yang salah terhadap masalah. Hal-hal yang mengotori pikiran kita bisa membahayakan hasil pemikiran kita. Pertama kita tidak bisa melihat masalah dengan benar sebab pandangan kita tertutupi oleh kotoran. Tidak bisa melihat masalah dengan jelas akan menjadikan diri kita mengambil solusi yang salah.
Ibarat seorang dokter yang salah diagnosa pasen, maka bisa menangani pasen dengan salah. Ibarat seorang montir mobil yang salah mendeteksi keruksakan mobil, maka dia bisa salah menangani mobil. Kejelasan kita melihat masalah adalah kunci awal untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Penyebab kedua adalah saat pikiran kita tertutupi oleh berbagai hal yang negatif, kita tidak akan mampu melihat solusi, tidak akan mampu melihat ide-ide yang sebenarnya berlimpah, bahkan tidak mampu mencerna nasihat yang bisa saja merupakan nasihat emas tetapi terlihat seperti lumpur. Ibarat Anda memakai kacamata kotor, maka penglihatan Anda bisa terganggu.
Penyebab Pikiran Tidak Jernih
Penyebab utamanya adalah kondisi emosi yang sedang negatif. Kondisi emosi yang negatif akan mengundang pikiran-pikiran negatif sehingga memenuhi pikiran kita. Jika mood kita sedang jelek, marah, tertekan, dan kepepet sering kali dibayangi oleh rasa takut dan keinginan untuk segera menyelesaikan masalah dengan tergesa-gesa.
Pikiran negatif menjadikan kita banyak pikiran, sehingga pikiran kita malah memikirkan berbagai hal yang sebenarnya tidak perlu kita pikirkan. Pikiran-pikiran yang tidak kita perlukan seolah seperti sampah yang berserakan dan mengotori jalan. Saat jalan sudah kotor, Anda tidak bisa melihat jalan dengan jelas, padahal bisa saja ada lubang besar yang membahayakan. Begitu juga dengan pikiran, jika banyak “sampah” pikiran negatif, kita tidak akan bisa melihat solusi.
TEKNIK-TEKNIK BERPIKIR SECARA JERNIH
Teknik berpikir jernih atau cara berpikir secara jernih ada bisa dilakukan dengan beberapa langkah berikut ini
Langkah pertama adalah membersihkan hati kita. Semuanya berawal dari hati, saat hati kita jernih maka otomatis kita akan berpikir jernih.
Ketahuilah, bahwa dalam tubuh terdapat mudghah (segumpal daging), jika ia baik, maka baik pula seluruh tubuhnya. Jika ia rusak, maka rusak pula seluruh tubuhnya. Ketahuilah bahwa segumpal daging itu adalah hati. (HR. Bukhari dan Muslim)
Lalu, bagaimana cara membersihkan hati kita? Jika kita membaca berbagai literatur maka istighfar, dzikr, dan ibadah pada umumnya adalah sarana untuk membersihkan hati kita. Silahkan baca kita Tazkiyatun Nafs, disana dijelaskan bagaimana ibadah-ibadah dan dzikr akan membersihkan hati kita. Orang-orang yang selalu berdzikr dan menjalankan ibadah dengan ikhlas dan penuh kekhusyu’an akan memiliki hati yang bersih sehingga mampu berpikir jernih.

Langkah kedua adalah mengembalikan fungsi akal. Saat emosi negatif yang sedang menguasai diri kita, maka posisi akal akan lemah. Yang berkuasa adalah emosi seperti rasa khawatir, takut, was-was, dan ragu. Untuk itu, kita harus berusaha mengembalikan fungsi akal agar berfungsi sebagaimana mestinya. Kuncinya adalah dengan cara menenangkan diri disaat emosi sedang negatif.
Banyak cara yang bisa dilakukan. Mulainya dengan yang sederhana seperti menenangkan diri. Anda bisa berhenti sejenak, jalan-jalan dulu, membaca Al Quran dulu, shalat hajat dulu, dan berbagai aktivitas lainnya yang menenangkan sehingga emosi negatif bisa terkikis. Kuncinya jangan buru-buru mengambil keputusan disaat emosi sedang negatif. Berhentilah sejenak, redakan emosi Anda.
Langkah ketiga ialah gunakan akal. Setelah kita berhasil mengalahkan emosi negatif, maka akan siap bekerja. Untuk memaksimalkan potensi akal, ada banyak teknik berpikir yang bisa kita gunakan. Misalnya ada teknik problem solving, berpikir sistematis, mind maping, dan berbagai teknik-teknik lainnya termasuk teknik berpikir kreatif.
Langkah keempat agar pemikiran kita lebih dahsyat ialah dikombinasikan dengan otak kanan. Otak kanan berkaitan dengan imajinasi yang akan memberikan gambaran besar pada diri Anda, kemudian perinciannya adalah tugas otak kiri. Kadang otak kanan berkaitan dengan emosi, jadi pastikan emosi Anda sudah positif agar kinerja otak kanan Anda tidak terpengaruh oleh emosi negatif.
Insya Allah dengan berpikir jernis kita bisa menemukan ide brilian, solusi jitu, dan gagasan-gasan untuk hidup lebih baik. Silahkan tuliskan komentar, ide, dan gagasan Anda berkaitan dengan teknik berpikir jernih pada form komentar dibawah.

5 Rahasia Agar Bisnis Sukses Dan Berkah


Tentu saja, agar bisnis sukses kita harus bertindak. Ini betul sekali dan memang harus bertindak. Tapi disini saya tidak akan membahas tentang “yang penting ACTION”, tetapi saya akan membahas bagaimana agar tindakan kita lebih dahsyat, lebih hebat, lebih efektif, dan lebih cepat membawa kita kepada keberhasilan usaha atau bisnis kita.
“Katakanlah: Adakah sama orang-orang yang mengetahui (berilmu) dengan orang-orang yang tidak mengetahui (jahil)?! Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” [Az-Zumar: 9]
Jelas bukan? Tindakan orang berilmu akan berbeda dengan orang yang berilmu. Bukan mana yang penting antara ilmu dan tindakan. Bukan tindakan tidak berguna tanpa ilmu. Bukan itu yang saya bahas, tetapi bertindaklah dengan ilmu, agar tindakan bisnis Anda sukses.
Saya mengelompokan 5 ilmu yang baiknya dikuasi jika Anda bukan hanya ingin usaha sukses, tetapi usaha yang berkah. Sekali lagi, ilmu dan tindakan saling melengkapi. Bukan mana yang lebih penting, tetapi Anda harus bertindak dengan ilmu agar tindakan Anda benar.
Apa jadinya, orang shalat tetapi tidak mengetahui cara shalat? Jika dia tidak mengetahui rukun dan syarat shah shalat, bisa jadi shalatnya percuma.
Rahasia #1: Memahami Ilmu Teknis Bisnis Anda
Ini sebenarnya penting, kita memang harus mengetahui hal-hal teknis dalam menjalankan bisnis kita. Tapi yang salah adalah Anda hanya fokus pada hal teknis tetapi melupakan ilmu lainnya yang justru lebih penting.
Memang, Anda sebagai seorang pebisnis tidak harus mengurusi hal-hal teknis. Tetapi tetap harus difahami, karena keputusan-keputusan Anda, membangun sistem, memberikan delegasi, dan sebagainya dalam bisnis perlu pemahaman tentang hal-hal teknis tadi.
Saat memulai mungkin semuanya Anda lakukan sendiri, sehingga jika Anda mau berjualan bakso, setidaknya Anda mengetahui tentang cara meracik semangkuk bakso yang enak. Saat mulai, Anda yang menyajikannya sendiri, tetapi jangan keterusan, hanya saat memulai agar bisnis Anda mulai jalan.
Diantara banyaknya penjual bakso (sendiri) ada yang berubah menjadi pebisnis bakso yang besar. Merknya terkenal, punya tempat bagus, dan sudah punya cabang. Atau ada juga yang memnjadi juragan bakso dengan ratusan grobak yang beroperasi.
Sementara ada saja yang sudah sekian lama terus menjadi penjual bakso. Apa yang membedakannya?
Keempat ilmu berikutnyalah yang akan membedakan mereka, siapa yang akan berkembang atau siapa saja yang terus menjadi tukang bakso sendirian.
Bisnis membuat dan menjajakan bakso saja tidak cukup untuk membesarkan bisnis bakso.
Rahasia #2. Memahami Ilmu Menjalankan Bisnis
Jika Anda mau bisnis bakso, tidak cukup hanya bisa membuat bakso atau menyajikannya. Kita membutuhkan ilmu menjalankan bisnis. Ilmu menjalankan bisnis meliputi pemasaran, manajemen (sistem), leadership, dan strategi bisnis.
Jadi tidak cukup hanya bisa membuat bakso, Anda membutuhkan ilmu lainnya. Pertama tentang pemasaran, apa yang membedakan bakso Anda dengan bakso lainnya? Bagaimana cara menjangkau lebih banyak pelanggan? Bagaimana agar pelanggan Anda terus bertambah? Bagaimana cara memuaskan pelanggan? Dan sebagainya. Ini bisa Anda lakukan jika Anda memahami pemasaran.
Selanjutnya bagaimana agar rasa bakso Anda tidak berubah? Bagaimana agar produksi bisa terjaga dari segi kualitas dan kuantitas? Bagaimana agar siapa pun yang menyajikan bakso tetap enak rahasnya? Nah ini membutuhkan ilmu tentang sistem bisnis. Anda harus belajar.
Termasuk ilmu memimpin, karena bisnis itu adalah tim. Bukan bisnis jika segalanya Anda lakukan sendiri. Sudahkan Anda bisa memimpin?
Inilah yang memungkinkan bisnis Anda berkembang. Pemasaran kuat, ada sistem, ada tim, dan Anda sebagai owner bisnis bisa memimpin anak buah Anda.
Rahasia #3: Memahami Ilmu Mental Bisnis
Yang jangan dilupakan adalah masalah mental atau mindset. Jago ilmu bisnis dan teknis bisa menjadi percuma jika mental bisnis kita payah. Anda harus memiliki semangat, kreatif, dan pantang menyerah. Harus memiliki pikiran maju, tidak cepat puas, dan mampu bangkit saat sedang terpuruk.
Bisa jadi, seorang penjual bakso faham tentang cara menjadi pebisnis bakso, tetapi jika mental bisnisnya yang kurang bagus seperti kurangnya kemauan, takut mengambil resiko, dan sebagainya, dia tidak akan menjadi pebisnis bakso yang sukses.
Beberapa mental bisnis yang perlu Anda miliki:
Selalu ingin lebih baik (mental juara)
dan sebagainya
Pertama perlu difahami bahwa membangun bisnis akan banyak rintangan, diperlukan kekuatan mental yang kuat untuk mengatasi semua rintangan yang muncul dihadapan Anda.
Rahasia #4: Menguasai Ilmu Syariah
Rahasia 1 sampai 3 bisa membuat bisnis Anda sukses dan besar. Lalu, bagaimana supaya berkah. Ya, langkah pertamanya adalah memastikan bisnis kita tidak melanggar syariah. Jadi jangan asal bisnis, apakah bisnis Anda sudah halal?
Bisnis adalah bagian dari muamalah, artinya bagian dari ibadah. Ibadah muamalah ada rambu-rambu yang harus difahami dan ditaati. Untuk itu kita perlu belajar tentang fiqh niaga, termasuk ekonomi syariah agar bisnis kita halal dan terbebas dari riba.
Bukan hanya bank yang ada bank syariah. Bisnis bakso pun ada. Bakso syariah adalah bakso dimana bahan, tempat, dan pelayanan yang sesuai dengan syariah.
Belajarkan fiqh dan ilmu agama lainnya yang berkaitan dengan bisnis, agar bisnis Anda berkah.
Rahasia #5. Memahami Ilmu Ruhiah
Ini yg paling penting, agar kita bisa mendapatkan pertolongan Allah. Tanpa pertolongan Allah, semuanya akan percuma. Sebenarnya, kekuatan itu datang dari Allah, kita hanya berusaha, Allah yang menentukan.
Sudah banyak ustadz yang membahas berbagai aspek ruhiah seperti shadaqah, shalat dhuha, shalat tahajud, tawakalbersyukur, dan sebagainya untuk memperlancar kita mendapatkan rezeki.
Penutup: Yang Penting Praktek
Betul, kita meski praktek dalam rangka ikhtiar karena ikhtiar adalah perintah Allah. Kita sedang bicara ikhtiar maksimal, yaitu tindakan yang dibeli ilmu teknis, bisnis, dan didukung oleh mental kuat. Kita juga tidak asal praktek atau bertindak, tetapi memastikan tindakan kita tidak melanggar ajaran agama. Dan juga selain ikthiar maksimal, maka iman kita harus maksimal. Artinya semaksimal mungkin kita berusaha (dengan do’a, syukur, shadaqah, shlat dhuha, dan sebagainya) agar kita mendapatkan pertolongan Allah.
Tujuan utama menulis artikel ini agar kita tidak hanya fokus memikirkan satu atau dua aspek dalam bisnis. Mudah-mudahan Allah menolong kita agar bisnis sukses dan berkah.
MILIKI 5 ILMU INI AGAR BISNIS SUKSES DAN BERKAH

Rusia Menganggap Game Pokemon GO "JAHAT"



Sejak kemunculannya awal bulan Juli lalu, game augmented reality Pokemon GO menuai banyak pro dan kontra. Bahkan beberapa negara ada yang bersifat skeptis terhadap game besutan Niantic Labs itu, seperti Saudi Arabia yang tidak menganjurkan warganya bermain game tersebut, dan negara seperti China yang mewaspadai game Pokemon GO dalam hal bisa mengungkapkan pangkalanmiliter rahasia negara.



Game Pokomen Go (kredit: Nintendo) Seperti yang dilaporkan Ubergizmo, Senin (01/8/2016), bahkan Rusia pun juga meragukan game Pokemon GO. Hal ini diketahui karena ada beberapa laporan dari kantor berita setempat di mana mereka mengutip beberapa pejabat Rusia yang mengklaim bahwa permainan ini “jahat”, dan bahwa hal itu berpotensi dapat digunakan sebagai alat mata-mata untuk mencoba dan mengumpulkan informasi, sejauh ini mereka percaya bahwa aplikasi ini dibuat dengan keterlibatan CIA (Central Intelligence Agency). Menurut pensiunan Mayor Jenderal dari Dinas Keamanan Federal Aleksander Mikhailov, ia mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti, “Bayangkan bahwa binatang kecil yang bersangkutan tidak muncul di beberapa taman tetapi di lokasi rahasia, di mana para wajib militer atau tentara lainnya mengambil dan memfoto dengan kameranya. Ini perekrutan oleh keinginan pribadi sendiri dan tanpa ada paksaan. Ini adalah cara yang ideal bagi agen rahasia untuk mengumpulkan informasi. ” Selain itu, seorang pejabat keamanan senior Rusia, Franz Klintsevich mengatakan pendapatnya yang dikutip dari kantor berita TASS, “Ada perasaan bahwa kejahatan datang melalui mekanisme ini dan hanya mencoba untuk menghancurkan kita secara rohani dari dalam.” Di sisi lain, dilaporkan jika pemerintah setempat telah membuat antisipasi dari game tersebut, di mana mereka telah membuat game serupa versi mereka sendiri. Dari permainan tersebut, pemain harus mencari dan “menangkap” tokoh-tokoh sejarah dari negara tersebut di sekitar kota Moskow, Rusia.

2.850 Karyawan Microsoft Terancam Kena Gelombang PHK, Ada Apa?

 Seperti yang dilansir dari PCWorld, Jumat (29/7/2016), disebutkan bahwa kali ini Microsoft kabarnya bakal melakukan gelombang PHK pada karyawannya. Tidak tanggung-tanggung, disebutkan bahwa jumlah karyawan yang akan terkena dampak PHK ada 2.850 karyawan. Pada akhir tahun ini, disebutkan bahwa Microsoft akan melakukan PHK sejumlah 1.850 karyawan terlebih dahulu. Lalu sisanya akan dilakukan pada pertengahan tahun 2017.

 Dalam bisnis, ancaman bisa saja datang kapan saja, baik dari kompetitor, maupun dari dalam perusahaan itu sendiri. Seperti salah satu ancaman PHK pada karyawan sebuah perusahaan, yang mana ini adalah momok menakutkan bagi setiap pekerja. Tidak hanya perusahaan kecil, perusahaan ternama dan besar pun bisa juga mengalami gelombang PHK. 
Karyawan yang terkena dampak PHK ini kebanyakan berasal dari divisi perangkat smartphone Microsoft. Kita tahu bahwa semenjak Nokia diakuisisi oleh Microsoft oleh mantan CEO Microsoft Steve Ballmer, perusahaan perangkat lunak dan sistem operasi ini juga turut memproduksi perangkat smartphone, dengan sistem operasi buatannya sendiri, Windows Mobile.
Tapi sayang, gempuran dari para kompetitornya yang menggunakan sistem operasi Google Android serta Apple iOS, membuat Nokia dan Microsoft masih terseok-seok. Bahkan saat posisi Steve Ballmer digantikan oleh Satya Nadella, dirinya melakukan aksi PHK besar-besaran pada tahun 2014 sebanyak 18.000 karyawan, yang mana 12.500 diantaranya adalah mantan karyawan Nokia. Tidak hanya itu, pada tahun lalu Microsoft juga memangkas kembali 3.500 karyawan.
 Saat ditanya, Microsoft enggan memberikan jawaban perihal kasus gelombang PHK para karyawannya ini. Namun bila melihat dari tahun-tahun sebelumnya, gelombang PHK ini terjadi lantaran Microsoft gagal mencapai target penjualan pada bisnis perangkat smartphone-nya.

Rabu, 05 Agustus 2015

Tokoh Tokoh Penyiar Agama Islam di Jawa

Adapun penjelasan tokoh-tokoh Walisongo adalah sebagai berikut:
1.Sunan Gresik (Syekh Maulana Malik Ibrahim)
Syekh Maulana Malik Ibrahim berasal dari Turki, dia adalah seorang ahli tatanegara yang ulung. Syekh Maulana Malik Ibrahim datang ke pulau Jawa pada tahun1404 M. Jauh sebelum beliau datang, islam sudah ada walaupun sedikit, inidibuktikan dengan adanya makam Fatimah binti Maimun yang nisannya bertuliskantahun 1082.
Dikalangan rakyat jelata Sunan Gresik atau sering dipanggil Kakek Bantalsangat terkenal terutama di kalangan kasta rendah yang selalu ditindas oleh kastayang lebih tinggi. Sunan Gresik menjelaskan bahwa dalam Islam kedudukan semuaorang adalah sama sederajat hanya orang yang beriman dan bertaqwa tinggikedudukannya disisi Allah. Dia mendirikan pesantren yang merupakan perguruanislam, tempat mendidik dan menggenbleng para santri sebagai calon mubaligh.Di Gresik, beliau juga memberikan pengarahan agar tingkat kehidupan rakyatgresik semakin meningkat. Beliau memiliki gagasan mengalirkan air dari gununguntuk mengairi sawah dan ladang. Syekh Maulana Malik Ibrahim seorang walisongoyang dianggap sebagai ayah dari walisongo. Beliau wafat di gresik pada tahun 882 H

2.Sunan Ampel (Raden Rahmat)
Raden Rahmat adalah putra
Syekh Maulana Malik Ibrahim
dari istrinya bernama
Dewi Candrawulan
. Beliau memulai aktivitasnya dengan mendirikan pesantren di Ampel Denta, dekat dengan Surabaya. Di antara pemuda yang dididik itutercatat antara lain Raden Paku (Sunan Giri), Raden Fatah (Sultan pertamaKesultanan Islam Bintoro, Demak), Raden Makdum Ibrahim (putra Sunan Ampelsendiri dan dikenal sebagai Sunan Bonang), Syarifuddin (Sunan Drajat), dan MaulanaIshak.Menurut
Babad Diponegoro,
Sunan Ampel sangat berpengaruh di kalanganistana Manjapahit, bahkan istrinya pun berasal dari kalangan istana Raden Fatah, putra Prabu Brawijaya, Raja Majapahit, menjadi murid Ampel. Sunan Ampel tercatatsebagai perancang Kerajaan Islam di pulau Jawa. Dialah yang mengangkat RadenFatah sebagai sultan pertama Demak. Disamping itu, Sunan Ampel juga ikutmendirikan Masjid Agung Demak pada tahun 1479 bersama wali-wali lain.Pada awal islamisasi Pulau Jawa, Sunan Ampel menginginkan agarmasyarakat menganut keyakinan yang murni. Ia tidak setuju bahwa kebiasaanmasyarakat seperti kenduri, selamatan, sesaji dan sebagainya tetap hidup dalamsistem sosio-kultural masyarakat yang telah memeluk agama Islam. Namun wali-waliyang lain berpendapat bahwa untuk sementara semua kebiasaan tersebut harusdibiarkan karena masyarakat sulit meninggalkannya secara serentak. Akhirnya, SunanAmpel menghargainya. Hal tersebut terlihat dari persetujuannya ketika SunanKalijaga dalam usahanya menarik penganut Hindu dan Budha, mengusulkan agaradat istiadat Jawa itulah yang diberi warna Islam. Beliau wafat pada tahun 1478dimakamkan disebelah masjid Ampel.
3.Sunan Bonang (Raden Makdum Ibrahim)
Nama aslinya adalah Raden Makdum Ibrahim. Beliau Putra Sunan Ampel.Sunan Bonang terkenal sebagai ahli ilmu kalam dan tauhid.Beliau dianggap sebagai pencipta gending pertama dalam rangka mengembangkan ajaran Islam di pesisir utaraJawa Timur. Setelah belajar di Pasai, Aceh, Sunan Bonang kembali ke Tuban, JawaTimur, untuk mendirikan pondok pesantren. Santri-santri yang menjadi muridnya berdatangan dari berbagai daerah.Sunan Bonang dan para wali lainnya dalam menyebarkan agama Islam selalumenyesuaikan diri dengan corak kebudayaan masyarakat Jawa yang sangatmenggemari wayang serta musik gamelan. Mereka memanfaatkan pertunjukantradisional itu sebagai media dakwah Islam, dengan menyisipkan napas Islam kedalamnya. Syair lagu gamelan ciptaan para wali tersebut berisi pesan tauhid, sikapmenyembah Allah SWT. dan tidak menyekutukannya. Setiap bait lagu diselingidengan syahadatain (ucapan dua kalimat syahadat); gamelan yang mengirinya kinidikenal dengan istilah sekaten, yang berasal dari syahadatain. Sunan Bonang sendirimenciptakan lagu yang dikenal dengan tembang Durma, sejenis macapat yangmelukiskan suasana tegang, bengis, dan penuh amarah. Sunan Bonang wafat di pulauBawean pada tahun 1525 M

4.Sunan Giri (Raden Paku)
Sunan Giri merupakan putra dari Maulana Ishak dan ibunya bernama DewiSekardadu putra Menak Samboja. Kebesaran Sunan Giri terlihat antara lain sebagaianggota dewan Walisongo. Nama Sunana Giri tidak bisa dilepaskan dari proses pendirian kerajaan Islam pertama di Jawa, Demak. Ia adalah wali yang secara aktif ikut merencanakan berdirinya negara itu serta terlibat dalam penyerangan keMajapahit sebagai penasihat militer.
Sunan Giri atau Raden Paku dikenal sangat dermawan, yaitu denganmembagikan barang dagangan kepada rakyat Banjar yang sedang dilanda musibah.Beliau pernah bertafakkur di goa sunyi selama 40 hari 40 malam untuk bermunajatkepada Allah. Usai bertafakkur ia teringat pada pesan ayahnya sewaktu belajar diPasai untuk mencari daerah yang tanahnya mirip dengan yang dibawahi dari negeriPasai melalui desa Margonoto sampailah Raden Paku di daerah perbatasan yanghawanya sejuk, lalu dia mendirikan pondok pesantren yang dinamakan Pesantren Giri.Tidak berselang lama hanya daam waktu tiga tahun pesantren tersebut terkenaldiseluruh Nusantara. Sunan Giri sangat berjasa dalam penyebaran Islam baik di Jawaatau nusantara baik dilakukannya sendiri waktu muda melalui berdagang tau bersamamuridnya. Beliau juga menciptakan tembang-tembang dolanan anak kecil yang bernafas Islami, seperti jemuran, cublak suweng dan lain-lain.


5.Sunan Drajat (Raden Qasim)
Sunan Drajat adalah anak bungsu Sunan Ampel dengan Dewi Condrowatiatau yang sering disebut sebagai Nyi Ageng Manila. Beliau lahir pada tahun1450. Nama lain dari Sunan Drajat yang terkenal adalah Raden Qasim. Di desa Jelak,Raden Qasim mendirikan surau dan pesantren.Banyak orang yang datang untuk berguru agama Islam kepadanya sehingga Jelak semakin ramai dan berkembangmenjadi kampung besar. Oleh karena itu nama Jelak kemudian dirubah menjadiBanjaranyar. Beliau memperkenalkan Islam melalui konsep dakwah
bil-hikam,
dengan cara-cara bijak dan tanpa memaksa. Dalam penyampaiannya beliaumenempuh lima cara. Pertama lewat pengajian secara langsung dimasjid atau di langgar.Kedua melalui pendidikan di pesantren.Ketiga memberi fatwa atau petuahdalam menyelesaikan masalah. Keempat melalui kesenian tradisional dan yangkelima menyampaikan ajaran agama melalui ritual adat tradisional sepanjang tidak bertentangan dengan agama islam.Sunan Drajat juga berdakwah dengan menggunakan kesenian Jawa yang padawaktu itu sudah mendarah daging dikalangan masyarakat.Salah satu tembang ciptaan beliau adalah

tembang Mijil. Sunan Drajat juga terkenal dengan ajaran yangmengatakan
paring teken marang kang kalunyon lan wuto, paring pangan marangkang kaliren, paring sandhang marang kang kudanan
(memberi tongkat kepadaorang buta, memberi makan kepada orang yang kelaparan, memberi pakaian kepadayang tidak punya pakaian dan memberi payung kepada orang yang kehujanan). Inimemang inti ajaran sosial di dalam Islam yang akan tetap relevan sampai kapanpun.Pada masa akhir Majapahit terjadi krisis sosial, ekonomi, politik.Sunan Drajatmenjadi juru bicara yang membela rakyat tertindas.Beliau mengecam tindakan elit politik yang waktu itu hanya mengejar kekuasaan demi kenikmatan pribadi. Dalam bidang sastra budaya beliau menciptakan:1) Berpartisipasi dalam pembangunan masjid Demak2) Membantu Raden Patah3) Tembang Pangkur.
6.Sunan Kalijaga (Raden Sahid)
Nama aslinya adalah Raden Sahid, beliau putra Raden Sahur putraTemanggung Wilatika Adipati Tuban. Raden Sahid sebenarnya anak muda yang patuh dan kuat kepada agama dan orang tua, tapi tidak bisa menerima keadaansekelilingnya yang terjadi banyak ketimpangan, hingga dia mencari makanan dari
gudang kadipaten dan dibagikan kpeada rakyatnya. Tapi ketahuan ayahnya, hinggadihukum yaitu tangannya dicampuk 100 kali sampai banyak darahnya dan diusir.Setelah diusir selain mengembara, ia bertemu orang berjubah putih, dia adalahSunan Bonang. Lalau Raden Sahid diangkat menjadi murid, lalu disuruh menungguitongkatnya di depan kali sampai berbulan-bulan sampai seluruh tubuhnya berlumut.Maka Raden Sahid disebut Sunan Kalijaga.Sunan kalijaga menggunakan kesenian dalam rangka penyebaran Islam, antaralain dengan wayang, sastra dan berbagai kesenian lainnya. Pendekatan jalur keseniandilakukan oleh para penyebar Islam seperti Walisongo untuk menarik perhatian dikalangan mereka, sehingga dengan tanpa terasa mereka telah tertarik pada ajaran-ajaran Islam sekalipun, karena pada awalnya mereka tertarik dikarenakan mediakesenian itu. Misalnya, Sunan Kalijaga adalah tokoh seniman wayang. Ia itdak pernah meminta para penonton untuk mengikutinya mengucapkan kalimat syahadat.Sebagian wayang masih dipetik dari cerita Mahabarata dan Ramayana, tetapi didalam cerita itu disispkan ajaran agama dan nama-nama pahlawan Islam.
14
7.Sunan Kudus (Ja’far Sadiq)
Sunan Kudus menyiarkan agama Islam di daerah Kudus dan sekitarnya.Beliau memiliki keahlian khusus dalam bidang agama, terutama dalam ilmu fikih,tauhid, hadits, tafsir serta logika. Karena itulah di antara walisongo hanya ia yangmendapat julukan
wali al-
‘ilm

(wali yang luas ilmunya), dank arena keluasan ilmunyaia didatangi oleh banyak penuntut ilmu dari berbagai daerah di Nusantara.Ada cerita yang mengatakan bahwa Sunan Kudus pernah belajar di BaitulMaqdis, Palestina, dan pernah berjasa memberantas penyakit yang menelan banyakkorban di Palestina. Atas jasanya itu, oleh pemerintah Palestiana ia diberi ijazahwilayah (daerah kekuasaan) di Palestina, namun Sunan Kudus mengharapkan hadiah

tersebut dipindahkan ke Pulau Jawa, dan oleh Amir (penguasa setempat) permintaanitu dikabulkan. Sekembalinya ke Jawa ia mendirikan masjid di daerah Loran tahun1549, masjid itu diberi nama Masjid Al-Aqsa atau Al-Manar (Masjid Menara Kudus)dan daerah sekitanya diganti dengan nama Kudus, diambil dari nama sebuah kota diPalestina, al-Quds. Dalam melaksanakan dakwah dengan pendekatan kultural, SunanKudus menciptakan berbagai cerita keagamaan. Yang paling terkenal adalah
Gending Makumambang Dan Mijil.15

Cara-cara berdakwah Sunan Kudus adalah sebagai berikut:
a. Strategi pendekatan kepada masa dengan jalan1. Membiarkan adat istiadat lama yang sulit diubah2. Menghindarkan konfrontasi secara langsung dalam menyiarkan agama islam3. Tut Wuri Handayani4. Bagian adat istiadat yang tidak sesuai dengan mudah diubah langsung diubah
b. Merangkul masyarakat Hindu seperti larangan menyembelih sapi karena dalamagama Hindu sapi adalah binatang suci dan keramat.
c. Merangkul masyarakat BudhaSetelah masjid, terus Sunan Kudus mendirikan padasan tempat wudlu denga pancuran yang berjumlah delapan, diatas pancuran diberi arca kepala Kebo
Gumarang diatasnya hal ini disesuaikan dengan ajaran Budha “ Jalan berlipat delapanatau asta sunghika marga”.
d. Selamatan MitoniBiasanya sebelum acara selamatan diadakan membacakan sejarah Nabi.Sunan Kudus wafat pada tahun 1550 M dan dimakamkan di Kudus. Di pintu makanKanjeng Sunan Kudus terukir kalimat asmaul husna yang berangka tahun 1296 Hatau 1878 M.




8.Sunan Muria (Raden Umar Said)
Sunan Muria adalah putera pertama Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh bintiMaulana Ishak. Nama asli beliau adalah Raden Umar Said, sedang nama kecilnyaadalah Raden Prawoto. Dalam berdakwah, Sunan Muria meniru cara yang telahdilakukan dengan sukses oleh ayahandanya, yaitu menggunakan alat musik Jawa(gamelan). Sasaran yang digarap oleh Sunan Muria adalah masyarakat yang bertempat tinggal di pedesaan, jauh dari pusat pemerintahan maupun kota. Olehkarena itu, Sunan Muria membangun pesantren di lereng gunung Muria, dan karenaitulah gelar Sunan Muria diberikan oleh masyarakat.
Beliau adalah putra dari Sunan Kalijaga dengan Dewi Saroh. Nama aslinyaRaden Umar Said, dalam berdakwah ia seperti ayahnya yaitu menggunakan carahalus, ibarat menganbil ikan tidak sampai keruh airnya. Muria dalam menyebarkanagama Islam. Sasaran dakwah beliau adalah para pedagang, nelayan dan rakyat jelata.Beliau adalah satu-satunya wali yang mempertahankan kesenian gamelan dan wayangsebagai alat dakwah dan beliau pulalah yang menciptakan tembang Sinom dankinanthi. Beliau banyak mengisi tradisi Jawa dengan nuansa Islami seperti nelungdino, mitung dino, ngatus dino dan sebagainya.Lewat tembang-tembang yang diciptakannya, sunan Muria mengajak umatnyauntuk mengamalkan ajaran Islam. Karena itulan sunan Muria lebih senang berdakwah pada rakyat jelata daripada kaum bangsawan. Cara dakwah inilah yang menyebabkansuna Muria dikenal sebagai sunan yang suka berdakwak
tapa ngeli
yaitumenghanyutkan diri dalam masyarakat.
9.Sunan Gunung Jati (Syarif Hidayatullah)
Nama aslinya adalah Syarif Hidayatullah, beliau lahir di Makkah. Banyak versi yangmenceritakan tentang keberadaan Sunan Gunungjati ini, tetapi cerita yang termasyhuradalah menikahnya Sunan Gunungjati dengan seorang puteri Cina bernama Ong Tien,yang kemudian namanya diganti dengan Nyai Ratu Rara Semanding.Sunan Gunung Jati memang mempunyai hubungan baik dengan kaisar Cina.Dalam rangka menjalin hubungan baik tersebut, pada tahun 1479 beliau berkunjungke Cina dan bertemu dengan kaisar Hong Gie, serta berkenalan dengan sekretariskerajaan bernama Ma Huan, Jendral Ceng Ho, dan Fei Hsin. Ketiga tokoh itu telahmemeluk agama Islam.Disini Sunan Gunungjati membuka praktek pengobatan,dan banyak masyarakat Cina yang berobat kepadanya.Kesempatan ini digunakan sebaik- baiknya oleh beliau untuk berdakwah.Setelah selesai menuntut ilmu pada tahun 1470 dia berangkat ketanah Jawauntuk mengamalkan ilmunya. Disana beliau bersama ibunya disambut gembira oleh pangeran Cakra Buana. Syarifah Mudain minta agar diizinkan tinggaldipasumbangan Gunung Jati dan disana mereka membangun pesantren untukmeneruskan usahanya Syeh Datuk Latif gurunya pangeran Cakra Buana. Oleh karenaitu Syarif Hidayatullah dipanggil sunan gunung Jati. Lalu ia dinikahkan dengan putriCakra Buana Nyi Pakung Wati kemudian ia diangkat menjadi pangeran Cakra Buanayaitu pada tahun 1479 dengan diangkatnya ia sebagai pangeran dakwah islamdilakukannya melalui diplomasi dengan kerajaan lain.Setelah Cirebon resmi berdiri sebagai sebuah Kerajaan Islam yang bebas darikekuasaan Pajajaran, Sunan Gunung Jati berusaha mempengaruhi kerajaan yang belum menganut agama Islam. Dari Cirebon, ia mengembangkan agama Islam kedaerah-daerah lain di Jawa Barat, seperti Majalengka, Kuningan, Kawali (Galuh),Sunda Kelapa, dan Banten.Sunan Gunungjati membangun masjid pada tahun 1480 yang diberi namaMasjid Agung Sang Ciptarasa. Pembangunan masjid ini mendapat bantuan penuh
dari Sultan Demak dan Walisongo. Bahkan juga diceritakan bahwa Sunan Kalijogoikut menyumbangkan sebuah tiang tatal. Masjid ini juga sering dijadikan pusat pertemuan Walisongo untuk membicarakan masalah-masalah yang dihadapi pada saatitu.